48 Motor di Gerung Terjaring Razia Balap Liar

122
Salah satu motor terjaring razia dengan plat yang terbalik. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Lombok Barat – Razia gabungan dilakukan Satlantas, Sat Sabhara Polres Lombok Barat (Lobar) dan Polsek Gerung, Minggu (20/8). Razia tersebut menyasar sejumlah pengendara yang tengah balap liar.

Polisi membagi razia menjadi empat titik di belakang Kantor Bupati Lobar. Sebanyak 48 motor berhasil diamankan polisi. Motor-motor tersebut diketahui telah melakukan balap liar dan menyaksikan balap liar.

Razia tersebut dilakukan atas laporan masyarakat yang resah dengan adanya balap liar di lokasi. Terlebih lagi remaja-remaja yang melakukan balap liar kerap dirazia petugas, namun masih saja melakukan aksi serupa.

Kabag Ops Polres Lombok Barat, Kompol Fauzan Wadi, SH mengatakan motor-motor yang terjaring razia kebanyakan tidak dilengkapi atribut berkendara maupun standar kelayakan pada kendaraan masing-masing.

“Sebagian besar menggunakan spare parts yang bukan standar SNI dan konyolnya lagi, nomor plat salah satu kendaraan yang terjaring saat razia dipasang terbalik oleh pemiliknya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini sanksi yang diberikan kepada pelaku yaitu pembinaan dan juga diberikan sanksi tilang.

Sementara, Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu L Pance Warsa mengatakan bahwa untuk kendaraan yang tidak menggunakan spare parts SNI tidak akan dikeluarkan sebelum diganti sesuai SNI.

“Dari sekian kendaraan yang terjaring, spesifikasinya sudah dirubah atau tidak standar lagi. Seperti pakai knalpot ngebrong (bising), dan ban kecil harus dikembalikan sesuai SNI,” ucapnya.

“Untuk kendaraan yang terjaring saat kebetulan lewat, akan dipisahkan dan pemiliknya diberikan pembinaan dan atau teguran,” tambahnya. (sat)

iklanbebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online