fbpx

Balap Sepeda Dunia Akan Digelar di Lombok, 5.000 Atlet Mancanegara Hadir

- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Lombok kembali menjadi tuan rumah event internasional. Kali ini Pulau Lombok akan kedatangan ribuan atlet dunia. Pada 3 September mendatang, ajang balap sepeda internasional Gran Fondo New York (GFNY) akan diselenggarakan.

Ajang tersebut memiliki dua jarak tempuh. Masing-masing dengan long distance 180 km convetitive dan medium distance 80 km non-convetitive. Sebanyak 5000 peserta dari berbagai negara akan melintasi Pulau Lombok nantinya.

Ajang tersebut merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia. Diperkirakan banyak media nasional maupun internasional yang akan mengabadikan ivent tersebut. Hal ini akan membawa keuntungan bagi NTB untuk mempromosikan destinasi wisatanya.

Sebanyak 1.023 personel kepolisian akan diturunkan dalam pengamanan event tersebut. Polisi akan tersebar di berbagai rute yang akan dilalui peserta.

Ajang tersebut tidak dilakukan penutupan jalan agar masyarakat dapat bebas menyaksikan. Namun, saat peserta melintasi rute lintasan, tidak ada pergerakan kendaraan yang melintas.

“Tidak ada penutupan jalan biar masyarakat dapat menyaksikan secara langsung. Intinya saat peserta melintas, tidak ada pergerakan kendaraan untuk sementara,” ujar Karo Ops Polda NTB, Kombes Pol Dewa Putu Maningkajaya, Selasa (29/8).

Diketahui rute start dan finish event tersebut berada di Senggigi, Lombok Barat. (sat)

- Advertisement -

Share post:

Subscribe

Berita Populer

Berita Terbaru

Berita Lainnya
Terkait

Sekretaris Utama BIN Beri Kuliah Umum di Acara PKKMB Unram

HarianNusa, Mataram - Sekretaris Utama (Sestama) Badan Intelijen Negara...

Sempat Mengamuk di Gili Trawangan, Warga Rusia Diciduk Petugas Imigrasi

HarianNusa, Mataram - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram...

Modus Menginap, Pencuri Motor di Rumak akhirnya ditangkap Polsek Kediri

HarianNusa, Lombok Barat - Terduga pencuri kendaraan bermotor yang...

Malaysia Buka Pintu Bagi Ribuan Pekerja dari NTB

HarianNusa, Mataram - Sempat vakum merekrut pekerja asal Indonesia...