Patroli Gabungan Amankan 1.313 Burung di Lombok yang Hendak Diselundupkan

64
Seekor burung yang hendak diselundupkan dari Lombok. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Lombok Barat – Tim gabungan yang terdiri dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, Polri, TNI dan Balai Karantina Pertanian Mataram menggagalkan upaya penyelundupan ribuan burung melalui Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Selasa (5/9).

Sebuah truk yang hendak menyebrang ke Bali diperiksa tim gabungan. Pada truk tersebut ditemukan 1.313 ekor burung yang diangkut tanpa dokumen yang sah. Ribuan burung tersebut terdiri dari 11 jenis, yakni Kemodong, Srigunting, Kelincer, Kecial Kumpuk, Cico Kopi Melayu, Bondol Haji, Gelatik Batu Alam, Burung Cabai, Kecial Kuning, Kepodang dan Branjangan Jawa.

Dari 11 jenis burung tersebut, satu jenis burung yakni Kecial Kumbuk merupakan burung yang dilindungi. Para pelaku diduga sebagai penyelundup kemudian diamankan polisi.

“Penemuan ini merupakan salah satu upaya intensif BKSDA NTB dengan dukungan stakeholders dalam mengawasi dan mengendalikan peredaran tumbuhan dan satwa liar di NTB,” ujar Kepala BKSDA NTB, Dr. Ir. Widada MM.

Ribuan burung tersebut pada hari yang sama dilepas di Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan Balai KSDA NTB.

“Pelepasliaran tersebut sebagai upaya konservasi satwa liar melalui upaya mengembalikan satwa liar ke habitatnya dan upaya peningkatan populasi burung di alam,” tutupnya. (sat)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=