fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Februari 28, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,334,634
Total Kasus
Updated on 28/02/2021 11:13 am
Beranda Kota Mataram Pemasangan Spanduk Dokter Mawardi Tidak Terkait Pilgub NTB

Pemasangan Spanduk Dokter Mawardi Tidak Terkait Pilgub NTB

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Nusa Tenggara Development Institute (NDI) gencar-gencarnya melakukan pemasangan spanduk yang bertuliskan permintaan terhadap kepolisian untuk segera menemukan Mantan Direktur RSUP NTB, dr. Mawardi Hamry.

Mawardi yang telah hilang selama 18 bulan tersebut, menginisiasikan NDI memasang spanduk di berbagai titik kabupaten di NTB. Pemasangan spanduk tersebut dilakukan di depan Polda NTB, di SPBU Majapahit, Universitas Mataram, Udayana, Lombok Internasional Airport, eks rumah sakit umum, depan Kantor Gubernur NTB dan lainnya.

Saat ditanya apakah pemasangan spanduk tersebut berkaitan dengan Pilgub NTB, Direktur NDI, Abdul Majid membantahnya. Menurutnya pemasangan spanduk tersebut murni karena ingin Mawardi ditemukan tanpa ada unsur politik yang melatarbelakanginya.

- Advertisement -

“Itu yang saya katakan bahwa tidak ada sangkut pautnya antara pemasangan spanduk dengan Pilkada NTB. Saya pribadi melakukan gerakan ini bukan hanya 2017, jauh hari dari 2016 sudah sering saya keluarkan pernyataan di koran,” ujar Abdul Majid, Rabu (6/9) kemarin.

Menurutnya, secara logika Mawardi tidak memiliki konstelasi dengan Pilgub NTB, sehingga pemasangan spanduk tersebut jauh dari unsur politik jelang Pilgub.

“Pertama, tidak pernah saya berpikir berkaitan dengan Pilkada. Kedua, kalau kita mau kaitkan dengan Pilkada, apa hubungannya dr. Mawardi dengan Pilkada. Dia bukan calon, bukan timses, tidak ada sangkut pautnya,” tandasnya.

Ia mengatakan NDI telah berkomunikasi melalui sambungan telepon pada keluarga Mawardi. Keluarga Mawardi mengucapkan terimakasih atas bantuan NDI dalam gerakan tersebut.

“Belum ketemu langsung, cuma sempat telepon sama kakaknya (Mawardi) di Jakarta. Beliau ucapkan terimakasih,” ungkapnya.

Hari ini Kamis (7/9), NDI tengah melaporkan hilangnya Mawardi pada Kapolri, Komnas HAM dan Kontras. Laporan sebagai upaya agar pihak yang bertanggung jawab dapat segera menemukan sang dokter.

Seusainya dari Jakarta nanti, Abdul Majid akan berkoordinasi dengan anggota lainnya untuk menjadwalkan aksi menuntut Mawardi untuk segera ditemukan. (sat)

- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Pemkab Lobar Menangkan Sengketa Lahan Puskesmas dan Pasar Seni

HarianNus.com, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali memenangkan sengketa aset daerah. Kali ini pemkab Lobar menang atas sengketa lahan puskesmas dan pasar...

Puluhan Wartawan di NTB Ikuti UKW

HarianNusa.com, Mataram - Puluhan wartawan dari berbagai media baik online, cetak, dan radio di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia