fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Oktober 1, 2020
Update Covid-19 Indonesia
287,008
Total Kasus
Updated on 01/10/2020 12:02 am
Beranda Headline Dalam Keadaan Tertembak, Bripka Gafur Sempat Cek Anaknya di Sekolah

Dalam Keadaan Tertembak, Bripka Gafur Sempat Cek Anaknya di Sekolah

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Bripka Abdul Gafur satu dari dua polisi yang tertembak di Bima Kota dirujuk ke RS. Bhayangkara Mataram. Ayah dari tiga anak ini tiba di RS. Bhayangkara sekitar pukul 20.45 Wita, Senin (11/9).

Korban dibawa ke Mataram menggunakan pesawat Twin Otter 440 milik Newmont. Ia kemudian dibawa ke kamar operasi untuk persiapan operasi mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di pinggang kanannya.

Sebelumnya korban ditembak dua pelaku sapulang mengantar anaknya ke salah satu SMP di Kelurahan Panatoi, Kecamatan Mpunda, Bima Kota sekitar pukul 07.00 Wita pagi tadi.

- Advertisement -

Istri korban, Sri Wahyuningsih yang ditemui di RS Bhayangkara mengatakan usai korban tertembak, ia menyempatkan diri mengecek keselamatan anaknya di sekolah. Bripka Gafur berusaha menahan sakit untuk ke sekolah meskipun proyektil peluru bersarang di tubuhnya.

“Setelah dia tertembak, bapak sempat jemput lagi anaknya, karena takut ada apa-apa, baru dia pulang,” ujarnya.

Ia menjelaskan kronologis bermula saat Bripka Gafur usai mengantar anaknya dan pergi ke sebuah kios. Sekeluarnya dari kios saat menaiki motornya, Bripka Gafur ditembak dari arah belakang.

“Tadi pagi bapak itu pergi antar yang ini (anak pertamanya) ke sekolah, pas keluar sekolah dia mampir ke kios, pas menghadap ke belakang sudah tertembak,” ungkapnya.

Kini korban tengah menjalani operasi di rumah sakit. Korban ditemani istri dan dua anaknya. Sementara siang tadi polisi telah mengamankan empat orang yang diduga terkait peristiwa penembakan tersebut. Keempatnya tengah menjalani introgasi.

Sementara korban penembakan lainnya, Bripka Jainal Abidin juga mengalami luka tembak di bagian bahu kanannya. Korban ditembak usai mengantar anaknya ke sekolah di sebuah SD di Bima Kota.

Kedua korban ditembak orang tak dikenal dari arah belakang. Kini polisi terus mendalami kasus tersebut, bahkan personel Polda NTB diturunkan untuk melakukan penyidikan di Bima Kota. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Pemilik Bisnis Judi Togel Online Omzet Miliaran Rupiah Kini Berakhir di Jeruji Besi

HarianNusa.com, Mataram - Bisnis judi online yang dilakukan pria berinisial MAP (38 tahun) harus berakhir di jeruji penjara Polresta Mataram. Ia dibekuk oleh Tim...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia