fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Februari 28, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,334,634
Total Kasus
Updated on 28/02/2021 12:13 pm
Beranda Lombok Tengah Sangkep Belek Kembalit: Presentasi Akhir Program Seniman Mengajar Mandalika 2017

Sangkep Belek Kembalit: Presentasi Akhir Program Seniman Mengajar Mandalika 2017

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Program Seniman Mengajar 2017 yang berlokasi di Mandalika Kabupaten Lombok Tengah telah berakhir. Menutup kegiatan belajar selama satu bulan itu, lima seniman yang terlibat kegiatan membuat presentasi karya dengan tema Sangkep Belek Kembalit. Minggu, (10/9).

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan masyarakat dan peserta belajar dari lima komunitas, yang sekaligus menjadi tempat para seniman berbagi pengetahuan tentang seni.

Turut menghadiri kegiatan beberapa pejabat lingkup Pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Camat Praya Timur, dan beberapa Kepala Desa yang ada di Kecamatan Praya Timur.

- Advertisement -

Sebagai catatan, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud selaku pelaksana Program mengutus Kasi Standarisasi Subdit Pembinaan tenaga kesenian Aryanti Budhiastuti untuk menghadiri kegiatan.

Ismal Muntaha, salah seorang seniman dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten Lombok Tengah, khususnya yang terlibat langsung dalam mensukeskan kegiatan Seniman Mengajar.

“Terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua masyarakat. Desa Marong, Sanggar Pak Purne Sengkerang, tempat saya pribadi di kampung Sasak Ende, Sanggar Jingga Jelantik, dan tentu saja instansi pemerintahan yang telah melangsungkan kegiatan. Kementerian Kebudayaan, Kepala Dinas dan jajaran pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah,” katanya.

Selain menyampaikan terima kasih, Ismal juga mengatakan bahwa hal yang paling penting di dalam kesenian bukanlah hasil akhir, melainkan proses membuatnya. Oleh karenanya, ia menyatakan bahwa proses silaturahmi yang terjalin antara seniman dengan peserta selama kegiatan Seniman Mengajar berlangsung merupakan “karya seni mutakhir” yang pantas disyukuri.

“Penting menurut saya, proses sebulan ini kami bertemu dan diterima dengan begitu bersahaja. Pertemuan itulah yang paling penting. Seni bukan saja hasil akhir, tapi juga proses saling bertemu dan silaturahmi,” katanya.

Sementara Ismal, pendamping seniman yang sekaligus ketua Sanggar Sasak Sangkareang Purna Mangunjaya menyampaikan bahwa Program Seniman Mengajar di mana Lombok Tengah terpilih menjadi salah satu lokasi harus disyukuri bersama, oleh karenanya, penting bagi masyarakat, khususnya masyarakat Lombok Tengah untuk mengapresiasi kegiatan tersebut. Bagaimanapun, terang Purna, kegiatan Seniman Mengajar diadakan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang kesenian yang lebih luas, dan salah satu tujuannya untuk lebih memajukan Kabupaten Lombok Tengah pada tahun-tahun mendatang.

“Hajatan Kementerian hadir di tempat ini untuk memajukan daerah kita, Lombok Tengah,” katanya.

Untuk diketahui, lima orang seniman yang menjadi pengajar pada kegiatan Seniman Mengajar adalah, Ismal Muntaha (Seni Rupa), Syamsul Fajri (Seni Teater), Gading (Seni Musik), Anang Bojes (Seni Multimedia), dan Syafmanefi Alamanda (Seni Tari). (sta)

- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Pemkab Lobar Menangkan Sengketa Lahan Puskesmas dan Pasar Seni

HarianNus.com, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali memenangkan sengketa aset daerah. Kali ini pemkab Lobar menang atas sengketa lahan puskesmas dan pasar...

Puluhan Wartawan di NTB Ikuti UKW

HarianNusa.com, Mataram - Puluhan wartawan dari berbagai media baik online, cetak, dan radio di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia