Bule Dibegal, Polisi Geram, Delapan Pelaku Ditangkap

369
Delapan pelaku kasus kriminal di Loteng. (dok. istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Kasus pembegalan wisatawan asal Jerman yang terjadi di Kuta, Lombok Tengah belum lama ini membuat polisi geram. Delapan pelaku yang berkaitan dengan kasus begal, curanmor dan pencurian diringkus Tim Opsnal Polres Lombok Tengah (Loteng) dalam waktu tiga hari.

Berkoordinasi dengan masing-masing Polsek jajaran di Loteng, polisi melakukan penggerebekan secara besar-besaran.

“Sebanyak delapan pelaku dari lima kasus berhasil diringkus Polres Loteng dan Polsek jajaran,” ujar Kasat Reskrim Polsek Loteng, AKP Rafles P Girsang, Senin (25/9).

Delapan pelaku diketahui berinisial MS (20) terlibat kasus pencurian dengan korban WNA. Pelaku ditangkap pada Kamis (21/9).  AZ (22), DS (20) dan MN (21) pelaku pencurian mesin bor di Praya tertangkap pada Kamis (21/9).

Pelaku lain berinisial SA (20), dalam pencurian dengan korban WNA. Pelaku ditangkap pada Jumat (22/9). WF (18) pelajar yang melakukan pencurian HP di mini market di Praya. SR (30) dan SH (50), pelaku pencurian monitor eskavator di Pringgarata, ditangkap pada Sabtu (23/9).

“Ada beberapa kasus yang pengungkapannya dilakukan Polsek jajaran. Kasus pencurian bor diungkap Polsek Praya dan kasus pencurian monitor eskavator diungkap Polsek Pringgarata,” jelasnya.

Polres Loteng dan Polsek jajaran akan terus mengungkap deretan kasus kriminal di wilayah hukum Loteng. Ini untuk mengembalikan keamanan yang dicederai oleh ulah pelaku kejahatan. (sat)