fbpx
23 C
Mataram
Jumat, September 25, 2020
Update Covid-19 Indonesia
266,845
Total Kasus
Updated on 25/09/2020 3:39 pm
Beranda Headline Konflik di Pagutan dan Monjok Terkait Pilkada? ini Tanggapan Mohan

Konflik di Pagutan dan Monjok Terkait Pilkada? ini Tanggapan Mohan

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Lingkungan Peresak Timur dan Asak di Kelurahan Pagutan, Kota Mataram terlibat bentrok pada Jumat (22/9). Tidak hanya itu, di waktu bersamaan bentrok juga pecah antara Lingkungan Monjok Culik dan Lingkungan Karang Taliwang.

Bentrok di Pagutan terus berlanjut pada Sabtu (23/9) hingga Minggu (24/9) dini hari. Hingga ratusan personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengamanan dua lingkungan tersebut.

Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, S.Sos, MH, mendatangi Mapolres Mataram, Senin (25/9). Kedatangannya untuk berkoordinasi bersama Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK dalam menanggulangi bentrokan tersebut.

- Advertisement -

Ditanya dua bentrokan di wilayah berbeda tersebut berkaitan dengan Pilkada NTB 2018 mendatang, Mohon mengatakan tidak ingin berspekulasi terkait adanya unsur politik penyebab bentrok.

“Saya tidak mau berspekulasi ke situ, bahwa konflik ini mengarah pada persoalan politik saya tidak tahu, tetapi yang jelas ini ada masalah. Entah itu masalah lalu atau persoalan kekinian yang jelas tugas kita menyelesaikan persoalan itu, memastikan masyarakat kita dalam suasana yang teduh,” ujarnya usai berkoordinasi dengan Kapolres.

Ditanya soal metode penyelesaian konflik tersebut, Mohan mengatakan pada Selasa besok, warga Monjok dan Karang Taliwang akan dikumpulkan di Balai Kota untuk proses perdamaian. Sementara warga Peresak Timur dan Asak telah dilakukan mediasi terlebih dahulu.

“Insyaalah besok kita pertemukan antara Monjok dan Karang Taliwang, karena kalau dari Pagutan sudah ada titik temu kembali untuk bisa mendamaikan kondisi yang ada di situ,” pungkasnya.

Bersama kepolisian, Pemkot Mataram akan berkoordinasi untuk mencari skenario penyelesaian konflik.

“Upaya kita tentu tetap berusaha untuk bisa berkoordinasi secara efektif dengan aparat kepolisian dalam menyikapi persoalan itu, karena ini bersamaan dua wilayah terjadi konflik masyarakat, pendekatan persuasif kita lakukan,” jelasnya.

“Kita evaluasi semua bersama kapolres skenario-skenario yang bisa kita ambil untuk langkah bersama, bersinergi dengan aparat kepolisian. Apa yang menjadi ranah tugas-tugas kami dan kepolisian seperti apa,” ungkapnya. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Wagub NTB Sidak Penggunaan Masker di Pelabuhan Kayangan

HarianNusa.com, Lombok Timur - Setelah meresmikan Samsat Perizinan Kapal Perikanan Pertama di Indonesia di Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia