TGB Terpilih Sebagai Tokoh Inspiratif Pendidikan dan Kesehatan 2017

72
TGB raih penghargaan tokoh inspiratif dalam bidang pendidikan dan kesehatan 2017 dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. (dok. istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Gubernur NTB, TGH M. Zainul Majdi atau akrap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) terpilih sebagai tokoh inspiratif dalam bidang pendidikan dan kesehatan 2017. Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi.

Tidak hanya TGB, Gubernur Sumatera Selatan dan Gorontalo juga menyabet penghargaan tersebut.

Nantinya, profil TGB akan dimasukan dalam buku Kisah Inspiratif Jilid III 2017 yang akan diterbitkan dinas yang mengeluarkan penghargaan tersebut. Keberhasilannya diharapkan mampu mempengaruhi daerah lain untuk mengembangkan sektor pendidikan dan kesehatan daerahnya masing-masing.

TGB mengatakan dalam dua periode masa jabatannya, ia menekankan peningkatan potensi manusia sebagai mahluk Allah. Sektor yang paling utama meningkatkan kualitas dan SDM manusia menurut TGB adalah pendidikan, sehingga sangat penting mengembangkan sektor pendidikan.

“Manusia yang memiliki tingkat pendidikan, kemampuan dan nalar yang baik adalah orang-orang yang diharapkan mampu menjalankan keseluruhan visi NTB,” ujarnya, Senin (25/9).

“Substansi utama dalam membangun NTB adalah membangun manusia yang sehat dan cerdas,” sambungnya.

Upaya mengembangkan sektor pendidikan ala TGB yakni meningkatkan IPM manusia serta pelaksanaan Program Millennium Development Goals (MDGs), yakni deklarasi milenium hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara dalam PBB. Targetnya merupakan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat.

“Program sektor pendidikan, kita fokus dalam pemerataan akses pendidikan. Memastikan anak-anak NTB yang memiliki potensi akademik baik tidak terkendala oleh masalah,” pungkas TGB.

Selain itu TGB juga memprogramkan beasiswa untuk anak-anak NTB belajar ekonomi syariah.

Sedangkan, sektor kesehatan Provinsi NTB terus meningkatkan fasilitas dan layanan kesehatan di RSUP sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat NTB.

“Kita tidak bisa melepas peran perempuan yang tergabung dalam TP. PKK dan organisasi wanita lainnya sangat signifikan dalam sektor kesehatan di NTB ini,” terangnya. (sat)