fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Oktober 29, 2020
Update Covid-19 Indonesia
404,048
Total Kasus
Updated on 29/10/2020 9:15 am
Beranda Headline Salah Paham, Anggota TNI dan Polisi di Dompu Terlibat Keributan

Salah Paham, Anggota TNI dan Polisi di Dompu Terlibat Keributan

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Dompu – Keributan terjadi antara anggota TNI dan polisi di Dompu, Jumat (13/10). Keributan tersebut terjadi lantaran kesalahpahaman antara dua pihak tersebut.

Kejadian bermula saat anggota Satlantas Polres Dompu telah melaksanakan kegiatan rawan pagi untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas dan kejahatan lainnya.

Saat itu sebuah motor yang membonceng anggota TNI yang sedang cuti bertugas melintas. Kendaraan tersebut diberhentikan Bripka Hadi Arianto lantaran tidak menggunakan helm.

- Advertisement -

Di saat itu dikabarkan terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan keributan antara anggota polisi dan personel TNI Yonif 611/Awang Long di Kalimantan Timur yang diketahui bernama Pratu Arif Rahman.

Keributan tersebut berhasil diredam, dan kedua pihak meninggalkan lokasi keributan. Namun beberapa saat kemudian anggota TNI yang terlibat perkelahian kembali ke lokasi kejadian, namun di sana tidak ditemukan anggota Satlantas yang terlibat keributan dengannya.

Anggota TNI tersebut kemudian melihat anggota Sabhara Polres Dompu yang sedang berjaga di depan Kantor Cabang BNI Dompu, yakni Briptu Edo Mardianto dan anggota Pam Obvit Polres Dompu, Bripka Arthayasa.

Diduga anggota TNI tersebut ingin menyerang dan sempat terdengar tembakan dua kali. Namun kedua polisi yang berjaga tersebut lari ke belakang kantor BNI dan melompati pagar bersembunyi di rumah warga.

Sementara Polda NTB mengatakan kericuhan tersebut bukan merupakan konflik, melainkan hanya salah paham antara masing-masing pihak. “Tidak ada konflik, cuma salah paham biasa,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti ditemui di Lapangan Tembak Brimob Polda NTB.

Bahkan Wakapolres Dompu dan Kasdim 1614/Dompu menjalani komunikasi dengan melaksanakan sholat Jumat berjamaah. Kini situasi telah kondusif. Polisi dan TNI mendalami kronologis kasus tersebut untuk diselesaikan dengan cara perdamaian, sehingga bentrokan tersebut tidak berlanjut yang dapat meresahkan masyarakat. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...

Kunjungi Sumbawa, Wagub Semangati Para Nakes

HarianNusa.com, Sumbawa - Rumah Sakit menjadi salah satu garda terpenting dalam penanganan Covid-19. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang menjadi korban wabah ini. Oleh karena...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia