fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Juli 24, 2021
Update Covid-19 Indonesia
3,082,410
Total Kasus
Updated on 23/07/2021 8:36 pm
BerandaHeadlineTruk Bahan Bangunan di Lombok Timur Lindas Wanita dan Anaknya Hingga Tewas

Truk Bahan Bangunan di Lombok Timur Lindas Wanita dan Anaknya Hingga Tewas

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Dusun Karang Baru, Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Lombok Timur (Lotim), sekitar pukul 16.00 Wita, Senin (23).

Truk bermuatan bahan bangunan bernopol DR 8176 S yang dikendarai sopir truk Amaq Elpiana (38) asal Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat melindas sebuah motor jenis Beat bernopol DR 5688 TH.

Pengemudi motor diketahui bernama Sukaiah (39) asal Gelogor, Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur, Lotim. Ia membonceng anaknya bernama Liska Noviana yang baru berusia tiga tahun.

- Advertisement -

Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista, menjelaskan kronologis kecelakaan bermula saat truk bermuatan bangunan datang dari arah pertigaan Desa Moyot menuju Desa Montong Tangi.

“Ketika sampai di TKP (tempat kejadian perkara), kondisi jalan yang tanjakan dan muatan truk tersebut yang berat sehingga tidak dapat naik tanjakan. Truk tersebut tiba-tiba mundur,” ujarnya.

Naas saat truk tersebut tiba-tiba mundur, di belakang ada sepeda motor yang dikendarai korban dengan membonceng anaknya. Akibatnya kedua korban terlindas truk hingga tewas.

Anak korban bahkan tewas di posisi ban depan truk. Sementara korban di bagian belakang truk dengan posisi sepeda motor yang mengganjal ban truk.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban. Namun karena korban telah meninggal, warga yang marah berusaha menghakimi sopir truk.

Personel Polres Lotim yang menerima laporan tersebut bergegas datang ke lokasi. Polisi mengevakuasi sopir truk dari amukan massa. Evakuasi dapat berjalan hingga pukul 17.30 Wita.

“Pihak kepolisian memberikan imbauan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis. Kita serahkan pada kepolisian untuk proses hukum terkait kasus lakalantas tersebut,” imbaunya. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -