Korban Dukun Palsu di Praya Mengaku Tidak Bisa Bergerak saat Disetubuhi

Ilustrasi

HarianNusa.com, Mataram – Nasip apes dialami seorang wanita berumah tangga asal Dusun Majan, Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Berniat berobat pada seorang dukun, ia malah disetubuhi.

Aksi cabul sang dukun pada korban dilakukan sebanyak dua kali. Dengan mengiming-iming kesembuhan pada korban, ia kemudian menjalani ritual seksnya dengan korban.

Korban yang merasa ditipu, dua pekan kemudian melaporkan pada suaminya. Sang suami yang geram kemudian melaporkan dukun tersebut pada Polsek Praya Tengah.

Jumat (3/11) kemarin, sang dukun telah diamankan. Ia dibawa ke Polsek. Menghindari amukan massa, ia dipindahkan ke Mapolres Lombok Tengah.

Sementara korban yang telah menjalani visum, mengaku disetubuhi sang dukun sebanyak dua kali. Pengakuan korban, ia tidak bisa bergerak dan berteriak untuk menolak disetubuhi. Meskipun aksi sang dukun telah dua kali dilakukan.

Kini, dukun cabul yang diketahui berinisial BS (45) telah diamankan polisi. Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP P. Girsang mengatakan akan menunggu hasil visum korban untuk proses lebih lanjut pada oknum dukun tersebut.

“Unit Reskrim kami yang di Polsek Praya Tengah sudah menerima laporan dari korban, tinggal menunggu hasil visum saja. Untuk sementara pelaku kami amankan di Mapolres demi mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan,” ujar Kanit Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P. Girsang. (sat)