fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 23, 2020
Update Covid-19 Indonesia
377,541
Total Kasus
Updated on 22/10/2020 10:41 pm
Beranda Headline Perampok Beraksi Siang Bolong, Satu Warga Mataram Dibacok

Perampok Beraksi Siang Bolong, Satu Warga Mataram Dibacok

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Aksi perampokan di sebuah toko yang menjual madu di Lingkungan Karang Bedil, Kelurahan Mataram Timur, Kota Mataram terjadi siang tadi, Jumat (10/11). Perampokan dilakukan sebelum warga melaksanakan sholat Jumat sekitar pukul 11.00 Wita.

Perampok diperkirakan berjumlah lima orang. Saat itu seorang korban yang diketahui bernama Agus Salim (50) tengah berjaga di toko miliknya yang menjual madu asli dan oleh-oleh.

Tiba-tiba kawanan perampok datang berpura-pura hendak belanja. Begitu merasa korbannya lengah, mereka kemudian menyekap korban. Bahkan kakak korban yang diketahui bernama Hj Fadlun (70) atau biasa dipanggil Umi, turut disekap kawanan pelaku tersebut.

- Advertisement -

Bahkan Agus Salim dibacok oleh palaku di bagian perutnya yang menyebabkan kondisinya kritis. Bahkan luka yang menganga tersebut membuat usus perut korban nyaris keluar.

Para pelaku kemudian merampas perhiasan yang dikenakan Umi. Beberapa gelang dan kalung emas korban dirampas pelaku. Pelaku kemudian melarikan diri.

Umi kemudian berlari keluar ke rumah keluarganya yang berjarak sekitar 50 meter dari kediamannya. Ia memberitahukan kasus perampokan tersebut. Seketika itu warga datang mengevakuasi Agus Salim ke RS Siti Hajar Mataram.

Bhabinkamtibmas Mataram Timur, M. Triana mengatakan aksi yang dilakukan pelaku tergolong nekat, karena dilakukan pada siang hari dan saat lalu lintas di depan ruko korban sangat ramai.

“Ini nekat sekali, dilakukan siang hari dengan kondisi jalan ramai. Sepertinya ruko korban sudah diintai duluan, jadi mereka bisa tahu waktu kapan (korban) berjaga toko,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan M. Triana, anak korban yang berprofesi sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Ampenan sekitar 30 menit sebelum kejadian mengunjungi ruko tersebut. Saat anak korban pergi, kawanan pelaku datang.

“Anaknya setengah jam sebelum kejadian datang berkunjung. Anak korban juga kan Bhabinkamtibmas Polsek Ampenan,” pungkasnya.

Lurah Mataram Timur, H. Musta’al yang datang ke lokasi kejadian, mengatakan kejadian ini merupakan pertamakalinya terjadi di kelurahan tersebut. Ia juga mengatakan sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan tindakan kriminal.

“Saya selalu imbau lewat semua kepala lingkungan untuk mengantisipasi semua hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Termasuk keamanan untuk anak-anak agar kita tetap waspada,” katanya.

“Ini pertamakali, sebelum-sebelumnya enggak pernah kalau untuk perampokan. Cuma ini sepertinya terpantau dari hari sebelumnya. Sepertinya dipelajari (pelaku), karena situasi saat ini ramai orang lalu-lalang. Terus di sebelah (ruko korban) enggak ada lain tetangga semua,” jelasnya.

Kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan polisi. Sementara Umi yang menjadi korban hingga saat ini masih berada di rumah keluarganya karena rasa trauma pasca kejadian tersebut. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Lewat Kulineran Khas Tradisional, SALAM Jilbab Ijo ajak Warga Samawa – Mbojo Ciptakan Mataram Berkah Cemerlang

HarianNusa.com, Mataram - Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj. Putu Selly Andayani dan TGH. Abdul Manan (SALAM)...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ribuan Massa Aksi Kepung DPRD NTB Tuntutan Penolakan Pengesahan UU Cipta Kerja

HarianNusa.com, Mataram - Ribuan mahasiswa dari berbagai organisasi kepemudaan di Nusa Tenggara Barat turun ke jalan menolak disahkannya Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law oleh...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia