fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Desember 3, 2020
Update Covid-19 Indonesia
549,508
Total Kasus
Updated on 03/12/2020 7:19 am
Beranda Headline Motor Curian di Lapangan Futsal Pagutan Ditemukan, Tiga Penadah Ditangkap

Motor Curian di Lapangan Futsal Pagutan Ditemukan, Tiga Penadah Ditangkap

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram melakukan penangkapan terhadap tiga pelaku penadah motor hasil curian. Ketiganya kemudian diamankan di Mapolres Mataram guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, mengatakan ketiga pelaku ditangkap di lokasi terpisah dan waktu berbeda. Ketiga pelaku masing-masing berinisial MS alias Bah (38) asal Lingkungan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pelaku merupakan residivis kasus penggelapan yang pernah dipenjara.

Ditangkap juga pelaku lainnya berinisial JN alias Jun (30) asal Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat dan AB alias Dulah (28) asal Desa Guntur Macan.

- Advertisement -

MS ditangkap pada Sabtu (11/10) sekitar pukul 20.30 Wita saat menggunakan sepeda motor curian di Simpang Empat Gebang, Jalan Sriwijaya Kota Mataram. Hasil pengembangan, pada Senin (13/10) Jun dan Dulah ditangkap di Desa Guntur Macan sekitar pukul 23.30 Wita.

“Awalnya sekitar Agustus 2017 bertempat di Desa Guntur Macan, tersangka MS membeli satu unit motor Beat dengan nopol DR 2451 BR yang merupakan plat palsu. Ia membeli dari tersangka Dulah. Sementara Dulah menjual motor tersebut atas permintaan Jun,” ungkap AKBP Muhammad di Mapolres Mataram, Selasa (14/11).

Motor tersebut dijual oleh Dulah pada MS seharga Rp 3.500.000. Dulah mengaku akan diberikan uang oleh Jun sebesar Rp 500.000 jika berhasil menjual motor tersebut.

Polisi terus mengungkap di mana Jum mendapatkan motor curian tersebut. Hasil introgasi ternyata motor tersebut dibeli dari pelaku pencurian berinisial SH yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

“Dia (Jun) mengaku membeli motor tersebut dari diduga pelaku curanmor berinisial SH seharga Rp 2.200.000,” jelas Kapolres.

Motor tersebut merupakan motor milik korban bernama Filky Raditya. Motor tersebut dicuri di Jalan Pesona Wisata, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram atau tepatnya di tempat futsal pada 16 Oktober 2017 lalu.

“Modus pencurian motor dengan cara mencongkel lubang kunci motor saat motor dalam keadaan dikunci stang. Saat itu korbannya tengah berman futsal,” ujarnya.

Motor tersebut juga telah dibuat STNK palsu. Hingga kini polisi masih menelusuri dari mana para pelaku tersebut membuat STNK palsu tersebut.

Polres Mataram mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat hitam dengan plat palsu, STNK palsu dan STNK asli. Kini para pelaku dijerat Pasal 480 ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

UMP NTB 2021 Ditetapkan, Ini Besaran Nilainya

HarianNusa.com, Mataram - Dewan Pengupahan Provinsi NTB akhirnya menetapkan Upah Minimum (UMP) untuk Tahun 2021. Berdasarkan Sidang Dewan Pengupahan Provinsi NTB yang dilaksanakan pada...

KPK Minta Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan Ditertibkan

HarianNusa.com, Lombok Utara - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta aset-aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Gili Trawangan mulai di tertibkan. Pasalnya, pengelolaan...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia