fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 23, 2020
Update Covid-19 Indonesia
377,541
Total Kasus
Updated on 23/10/2020 4:43 am
Beranda Lombok Utara Lombok Berpotensi Gempa dan Tsunami, BMKG dan BPBD Perkuat Sistem Peringatan Dini

Lombok Berpotensi Gempa dan Tsunami, BMKG dan BPBD Perkuat Sistem Peringatan Dini

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Wilayah Lombok Utara merupakan wilayah yang rawan terjadi gempa bumi dan berpotensi tsunami. Hal tersebut lantaran wilayah Lombok Utara berdekatan dengan patahan naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust). Patahan tersebut yang kerapkali memicu gempa bumi di Pulau Lombok.

Berdasarkan data historis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang gempa bumi, pada 2016 Lombok Utara diguncang empat kali gempa bumi yang merusak dan menimbulkan kerusakan di Pantai Nipah.

Guna mencegah korban jiwa jika gempa bumi maupun tsunami terjadi, BMKG Stasiun Geofisika Mataram bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama untuk memperkuat sistem peringatan dini bencana.

- Advertisement -

“Kita menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPBD Lombok Utara sekaligus menyerahkan peta seismisitas. Harapan kami, perjanjian ini dapat memperkuat rantai peringatan dini dan diseminasi info MKG utamanya info gempa bumi dan tsunami di daerah,” ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Agus Rianto, Kamis (16/11).

“Dalam kesempatan ini juga kami memaparkan potensi gempa dan tsunami Lombok Utara sekaligus menyerahkan BAST DVB relokasi dari BPBD Provinsi NTB,” sambungnya.

Media diseminasi informasi gempa bumi berupa DVB (Digital Video Broadcast) yang bertujuan mempercepat informasi gempa bumi sehingga mengurangi dampak akibat gempa bumi. Untuk itu masyarakat diimbau untuk mendengar arahan BPBD terkait peringatan dini tersebut.

“Dengan ini diharapkan masyarakat mengikuti arahan dari Pemda melalui BPBD bila terjadi gempa bumi di wilayah KLU,” imbaunya.

Hal yang harus dilakukan masyarakat jika terjadi gempa bumi adalah mendengar arahan BPBD maupun BMKG. Masyarakat juga jangan mudah percaya isu-isu akan adanya tsunami pasca gempa jika belum ada peringatan dini yang dikeluarkan instansi resmi tersebut. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Lewat Kulineran Khas Tradisional, SALAM Jilbab Ijo ajak Warga Samawa – Mbojo Ciptakan Mataram Berkah Cemerlang

HarianNusa.com, Mataram - Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj. Putu Selly Andayani dan TGH. Abdul Manan (SALAM)...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ribuan Massa Aksi Kepung DPRD NTB Tuntutan Penolakan Pengesahan UU Cipta Kerja

HarianNusa.com, Mataram - Ribuan mahasiswa dari berbagai organisasi kepemudaan di Nusa Tenggara Barat turun ke jalan menolak disahkannya Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law oleh...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia