Dihadiri 189 Negara, Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 Digelar di Bali

23
Delegates leave International Monetary Fund headquarters in the end of the day during the IMF/World Bank annual meetings in Washington, U.S., October 14, 2017. REUTERS/Yuri Gripas
HarianNusa.com, Mataram – Kegiatan pertemuan tahunan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 rencananya akan digelar di Indonesia, tepatnya di Pulau Dewata, Bali mulai 9-14 Oktober 2018 mendatang.

IMF-World Bank Annual Meeting 2018 akan dihadiri oleh Menteri Keuangan Bank Central dari 189 negara yang tentunya sangat bermanfaat dan strategis bagi perekonomian Indonesia.

Demikian dikatakan  Kepala Task Force atau Satuan Tugas IMF-World Bank Annual Meeting 2018 Bank Indonesia, Peter Jacobs dalam acara Pelatihan Wartawan Daerah Bank I donesia  di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (21/11).

Menurutnya, kehadiran kedua pejabat tersebut juga didampingi oleh delegasi lainnya termasuk para pimpinan perusahaan besar dan pihak terkait lainnya, akan menjadi sisi yang menguntungkan.

“Sampai 15.000 orang dari 189 negara anggota itu yang utamanya delegasi Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Kalau mereka datang, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral bersama delegasi banyak yang memanfaatkan kesempatan bertemu dengan mereka,” katanya.

Ia menyebutkan, peserta dari negara anggota IMF dan Bank Dunia sudah mencapai 4.000 orang, belum lagi ditambah dengan delegasi dan staf lainnya yang ikut dalam rombongan.

“Jika dihitung secara keseluruhan, maka diperkirakan jumlah peserta IMF-World Bank Annual Meeting 2018 mencapai 15.000 orang.

3.000 sampai 4.000 orang IMF dan World Bank, staf 1.500 orang,” Katanya.

“IMF-World Bank Annual Meeting 2018 merupakan pertemuan penting yang harus didukung oleh suatu infrastruktur bagus,” tambahnya.

Pertemuan yang rencananya akan berlangsung selama 9-Oktober 2018, tetapi pertemuan puncaknya direncanakan tanggal 12-14 Oktober 2018 mendatang.

Pertemuan tahunan di Bali kali ini diperkirakan ada lebih dari 2.000 pertemuan, baik dalam jumlah besar maupun kecil.

“Lebih dari 2.000 pertemuan besar dan kecil akan dilakukan dan dihadiri 189 negara anggota IMF dan World Bank Annual,” ungkapnya.

Sebelumnya Peter Jacobs mengatakan dana yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai pertemuan tahunan itu sangat besar, namun diakuinya dampak positifnya bagi Bali, khususnya Indonesia juga sangat banyak.

“Acara ini sangat penting dan harus dimanfaatkan semua pihak. Kita memastikan sebagai tuan rumah mendapatkan manfaat. Makanya kami mengajak semua pihak untuk mensukseskan pertemuan itu,” harapnya. (f3)

iklanMaulid Fraksi PKS 2017