fbpx
23 C
Mataram
Selasa, September 29, 2020
Update Covid-19 Indonesia
278,722
Total Kasus
Updated on 28/09/2020 9:54 pm
Beranda Kota Mataram Ahyar Abduh Buka Lomba Hadrah dan Pentas Seni Religi

Ahyar Abduh Buka Lomba Hadrah dan Pentas Seni Religi

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Rangkaian acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2017 sudah dimulai. Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, membuka Lomba Hadrah dan Pentas Seni Religi yang menjadi rangkaian acara di Lapangan Karang Genteng, Mataram, Selasa (21/11).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Pimpinan Ponpes Darul Hikmah Pagutan, TGH. Abdul Hamid, Sekretaris Panitia Daerah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2017, Drs. H. Marinah Hardy bersama panitia dan ribuan warga Kota Mataram.

Dalam sambutannya sesaat sebelum membuka acara, Ahyar menegaskan keseriusan Kota Mataram yang dipimpinnya untuk menjamu tak kurang dari 1.500 tamu, khususnya dari kalangan Nahdliyin selama rangkaian kegiatannya di Mataram.

- Advertisement -

Ahyar menegaskan demi melayani peserta Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini, Pemkot Mataram telah menyiapkan anggaran tak kurang dari Rp 2 miliar. Meski berkorban anggaran yang cukup besar, namun Ahyar menegaskan hal itu tak sebanding dengan keberkahan dan manfaat ekonomis yang dirasakan semua pihak selama berlangsungnya kegiatan ini.

Ia meyakini kehadiran para alim ulama di Mataram tentu akan membawa keberkahan.

“Bayangkan, besok ini tidak kurang dari 1.500 orang akan datang ke NTB. Ini suatu keberkahan yang besar karena alim ulama itu akan berkumpul di Mataram,” ujarnya Walikota Mataram dua periode tersebut.

Ia menuturkan, ulama dan kyai-kyai sepuh tersebut akan berkumpul membahas berbagai hal yang menyangkut kondisi kebangsaan, dan kondisi umat. “Karena itulah, Pemerintah Kota Mataram memberikan dukungan sepenuhnya. Mempersiapkan diri sedemikian rupa untuk menyambut tamu-tamu mulia kita,” ujarnya.

Walikota yang juga bakal calon Gubernur NTB 2018 itu menyampaikan rasa syukurnya karena selama ini Kota Mataram selalu dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional.

Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan tersebut, menurutnya telah memberikan citra yang baik dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Mataram.

Karenanya, ketika menjadi tuan rumah untuk berbagai kegiatan itu, pihaknya selalu mengusung tekad meraih Tri Sukses. Sukses penyelenggaraan, sukses pencitraan dan sukses ekonomi.

Ia mengatakan berkat kegiatan-kegiatan itu pula, Kota Mataram berhasil mencatatkan kemajuan yang menggembirakan. Salah satunya, adalah dengan kenaikan PAD yang jauh melampaui daerah-daerah lain di NTB.

Ahyar menyebutkan, saat ini PAD Kota Mataram berada di angka Rp 350 miliar. Angka ini menurutnya adalah yang tertinggi di antara kabupaten/kota di NTB.

“Dan (sumber) pendapatan yang besar itu dari pariwisata, jasa perdagangan, perhotelan. Itu semua karena tamu-tamu kita senang datang ke Kota Mataram,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Daerah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2017, Drs. H. Marinah Hardy, menjelaskan Lomba Hadrah dan Pentas Seni Religi yang digelar di Lapangan Karang Genteng, Mataram itu digelar sebagai pencerminan tema besar, “Memperkokoh Nilai Kebangsaan Melalui Gerakan Deradikalisasi Dan Penguatan Ekonomi.”

Marinah menilai, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat ekonomis sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas positif dari masyarakat setempat.

“Hajatan ini menjadi bagian agenda penting dari NU minimal dalam upaya kita memenuhi hajatan agar generasi kita, pada saat kegiatan ini bisa kita dorong untuk melakukan aktivitas yang bersifat religius, positif dan konstruktif. Di samping itu, juga ada unsur hiburan,” tegasnya.

Marinah juga menyerukan kepada masyarakat dan panitia bazar yang juga digelar di lokasi untuk membuka seluas-luasnya partisipasi melalui kerjasama yang konstruktif.

Bila perlu, ujarnya, stan penjualan yang masih kosong bisa diisi oleh masyarakat setempat tanpa terlebih dulu harus membayar sewa lokasi. Urusan sewa ini, menurutnya bisa dibicarakan jika pengguna tempat tersebut telah memperoleh keuntungan dari berjualan di lokasi tersebut.

“Kalau perlu, saran saya, tidak usah patok sewa dulu. Nanti kalau ada untungnya baru bagi hasil. Isi saja, silakan isi, ketimbang kosong,” sarannya. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Pemilik Bisnis Judi Togel Online Omzet Miliaran Rupiah Kini Berakhir di Jeruji Besi

HarianNusa.com, Mataram - Bisnis judi online yang dilakukan pria berinisial MAP (38 tahun) harus berakhir di jeruji penjara Polresta Mataram. Ia dibekuk oleh Tim...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia