fbpx
23 C
Mataram
Rabu, April 21, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,620,569
Total Kasus
Updated on 21/04/2021 12:37 pm
BerandaHeadlinePengantin Baru di Masbagik Gantung Diri

Pengantin Baru di Masbagik Gantung Diri

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Timur – Naas dialami sepasang pengantin yang baru tiga minggu menikah. Pengantin pria tewas gantung diri di rumahnya di Dusun Repok, Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Sabtu (25/11).

Identitas korban gantung diri bernama Muhammad Anwar (32) yang berprofesi sebagai pekerja swasta. Ia ditemukan tewas gantung diri menggunakan tali di palang balok teras rumah.

Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU Made Tista mengatakan, kronologis bermula pada Jumat (24/11) saat pasangan yang baru tiga pekan menikah terlibat cekcok. Pertengkaran rumah tangga dipicu lantaran pernikahan korban dan istrinya Rosita Dewi (26) tidak disetujui saudara-saudara korban, diduga lantaran istri korban telah memiliki anak dari pernikahan sebelumnya. Ditambah lagi pengantin baru ini tengah terlilit utang.

- Advertisement -

“Sebelum gantung diri korban terlibat pertengkaran hebat dengan istrinya, sampai mengancam istrinya dengan sebilah pisau. Pertengkaran tersebut lantaran korban (Muhammad Anwar) memarahi anak tirinya yang baru berusia 2,5 tahun,” ujar Made Tista, Minggu (26/11).

Korban pun menelpon saudara istrinya yakni Alik dan Rokaini yang berada di Desa Pringgasela. Beberapa lama keduanya tiba dan mendapati pasangan suami istri tersebut tengah bertengkar dalam kamar.

“Saat keduanya tiba korban dan istrinya tengah bertengkar dalam kamar yang dikunci. Kemudian Alik membuka pintu dengan cara mendobraknya,” ungkapnya.

Korban sempat menodongkan pisau ke arah Alik. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Alik dan Rokaini membawa istri korban ke rumah orang tuanya di Dusun Timba Gerah Desa Pringgasela.

Pukul 17.00 Wita, korban menjemput istrinya ke rumah mertuanya. Pukul 01.00 Wita mereka pulang kembali ke rumah, kemudian makan malam dan tidur.

“Namun sekitar pukul 04.30 Wita saat istrinya terbangun hendak kencing, dia melihat korban sudah gantung diri. Rosita kemudian berteriak minta tolong pada warga,” jelasnya.

Hasil visum pihak rumah sakit pun tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, selain tanda kematian akibat gantung diri. Ini menjadi peristiwa tragis bagi pasangan baru ini. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia