fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juli 27, 2021
Update Covid-19 Indonesia
3,194,733
Total Kasus
Updated on 27/07/2021 2:07 am
BerandaHeadlineTegur Seorang Pemuda Trek-trekan, Warga Lotim Ditebas Hingga Tangan Putus

Tegur Seorang Pemuda Trek-trekan, Warga Lotim Ditebas Hingga Tangan Putus

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Timur – Kasus penganiayaan terjadi di pinggir pantai Labuhan Haji, Lombok Timur. Seorang pedagang ditebas menggunakan parang hingga tangannya putus. Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 Wita, Minggu (26/11).

Korban diketahui bernama Nasrun (47) seorang nelayan asal Dusun Labuhan Haji, Desa Labuhan Haji. Saat itu di depan tempat jualan milik istrinya, tepatnya di depan Cafe Meliwis, korban menegur seorang pengendara motor yang tengah trek-trekan berstanding menggunakan motornya.

“Korban menegur pelaku agar tidak melakukan standing motor di sekitar lokasi, karena dapat mengganggu pengguna jalan lain,” ujar Kasubag Humas Polres Lombok Timur, IPTU Made Tista.

- Advertisement -

Karena tidak terima ditegur korban, pelaku pulang ke rumah mengambil parang dan memanggil teman-temannya. Ia kemudian berbalik mendatangi korban.

“Sampai di tempat kejadian, korban melihat pelaku turun dari motornya dan memegang parang menuju ke arahnya,” ungkapnya.

Korban sempat menyarankan agar pelaku jangan berbuat onar di lokasi. Namun pelaku justru membentak korban dan langsung menebas menggunakan parang ke arah kepala korban.

Dengan reflek korban menangis menggunakan tangan kanannya, hingga parang pelaku mengenai tangan korban hingga putus. Pelaku dan rekan-rekannya kemudian melarikan diri.

“Warga kemudian melarikan korban ke Puskesmas Labuhan Haji, kemudian karena kondisi parah korban dirujuk ke RS Soedjono Selong,” paparnya.

Dugaan sementara, pelaku melakukan aksinya usai habis minum minuman keras. Hal ini menurut keterangan dua saksi yang berada di lokasi kejadian saat itu. Pelaku saat beraksi menggunakan motor Yamaha King warna merah dan diduga berasal dari Greneng, Sakra Timur.

Kini pelaku dan kawan-kawannya dalam pengejaran polisi. Polisi juga mengimbau agar warga maupun keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut pada kepolisian. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -