fbpx
23 C
Mataram
Senin, Januari 18, 2021
Update Covid-19 Indonesia
907,929
Total Kasus
Updated on 17/01/2021 5:28 pm
Beranda Headline Rebutan Lahan Parkir, Lapak Hingga Spot Foto di Sembalun Dirusak

Rebutan Lahan Parkir, Lapak Hingga Spot Foto di Sembalun Dirusak

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Timur – Pariwisata Pulau Lombok kembali berduka, hanya lantaran rebutan lahan parkir antara dua kelompok pemuda, lapak pedagang dan spot foto di areal wisata Pusuk, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur yang terkenal digunakan untuk swafoto wisatawan dirusak dan dibakar. Kejadian terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, Minggu (26/11).

Bentrokan bermula saat kelompok pemuda Dusun Jurang Koak, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba terlibat perselisihan lahan parkir dengan pemuda Dusun Bebante dan Dusun Jorong, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun.

Buntut dari pertikaian tersebut, puluhan lapak dan spot foto yang terkenal dirusak massa.

- Advertisement -

Kasubag Humas Polres Lombok Timur, IPTU Made Tista, menjelaskan bahwa kedua belah pihak sebelumnya sudah memiliki kesepakatan untuk pengelolaan lahan parkir di area Pusuk tersebut.

“Kesepakatannya secara bergantian seminggu sekali mulai Sabtu sampai dengan Jumat. Hari ini kebetulan giliran pemuda Dusun Jurang Koak, namun pemuda dari Dusun Bebante tidak mematuhi jadwal yang sudah disepakati,” ujarnya, Selasa (28/11).

Pemuda Dusun Bebante naik ke lokasi dan menarik parkir pada pengunjung. Akibatnya terjadi pertengkaran mulut antara kedua kelompok pemuda tersebut.

Sekitar pukul 14.00 Wita, pemuda Dusun Bebante dan Dusun Jorong kembali ke Pusuk dan merusak lapak milik pedagang dari Desa Bebidas. Hal tersebut diketahui oleh pemuda Jurang Koak, sehingga dilakukan pembalasan dengan merusak lapak milik warga Sembalun.

“Kejadian ini bukan kali pertama terjadi. Ini (sengketa lahan parkir) sering terjadi berulang-ulang, karena tidak ada kejelasan dan transparansi pengelolaan parkir wisata Pusuk Sembalun kedua kelompok pemuda,” ungkapnya.

Beberapa saat Kapolsek Sembalun bersama anggota tiba di lokasi dan melerai kedua kelompok pemuda tersebut. Bahkan kedua kelompok pemuda dipertemukan dengan Pemda Lombok Timur untuk memperjelas aturan parkir, sehingga tidak terjadi kliam sepihak.

Bentrokan tersebut tentu akan semakin membuat pengunjung “eneg” mendatangi lokasi wisata. Untuk itu peran masyarakat di sana diharapkan mampu menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung berwisata di Pusuk, Sembalun. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ratusan Homestay di NTB Siap Disewa Tamu Moto-GP 2021

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB untuk berkoordinasi dan menyiapkan sebaik...

Gubernur NTB Resmikan Pabrik Teh Kelor di Mataram

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan langsung pabrik teh kelor yang dikelola oleh CV. Tri Utami Jaya, yang berlokasi di BTN...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia