Maulid dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok di NTB Aman

25
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Putu Selly Handayani. (istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Memasuki perayaan Maulid Nabi Muhammad 2017 dan menjelang tahun baru 2018 masyarakat tidak perlu khawatir terbatasnya dan naiknya harga kebutuhan pokok, pasalnya stok dan harga kebutuhan pokok di NTB masih aman.

Kepala Dinas Perdagangan provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Putu Selly Handanyani mengatakan bahwa memasuki perayaan bulan Maulid Nabi Muhammad dan menjelang tahun baru 2018, persediaan bahan pokok di posisi aman hingga empat bulan ke depan.

“Jadi menghadapi Maulid Nabi, Natal dan Tahun Baru stock bahan pokok dan harga terjangkau, “ungkapnya kepada media, Kamis (30/11).

Selly mengatakan hari Selasa tanggal 28 November kemarin pihaknya telah melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama Satgas Pangan, TPID, Bulog, OPD terkait, Distributor, Gula tambora, PT SMS.

“Hasil rakor menyatakan persediaan bahan pokok dan harganya terjangkau hingga empat bulan kedepan,” terangnya.

Sejauh ini, lanjutnya berdasarkan hasil pantauan ke pasar induk Mandalika bersama dirjen PDN persediaan dan harga masih aman terjangkau. “Harga cabe aja masih aman, Rp 15.000 per kilo,” sambungnya sambil menunjukkan daftar harga rata-rata kebutuhan bahan pokok di pasar yang ada di Mataram.

Sementara di tempat yang berbeda Kepala Divre Bulog NTB, H. Muhammad Ma’mun mengatakan hal yang sama bahwa persediaan bahan pokok yang dikelola Bulog seperti beras, gula dan minyak goreng sampai April 2018 sangat aman dan hargapun terjangkau.

“Untuk stok beras 31.000 ton, minyak goreng 18.000 liter, dan gula 1.700 ton. Jadi persediaan sangat aman hingga april 2018 mendatang,” ujarnya.

Ma’mun menjelaskan, harga bahan pokok yang dikelola Bulog masih dalam kisaran harga standar sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) Dan hingga sampai saat ini Bulog tetap melakukan operasi pasar murah di beberapa titik.

“Untuk beras medium Rp. 8.100 per kilogram, gula pasir Rp. 12.500 per kilogram dan minyak goreng Rp. 12.500 per liter,” pungkasnya. (f3)

iklanMaulid Fraksi PKS 2017