fbpx

Banjir Rob Landa Jerowaru, Malam ini Warga Mengungsi

- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Timur – Malam ini, Minggu (3/12) warga Poton Bako, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mengungsi lantaran banjir rob yang melanda pemukiman mereka. Puluhan warga mulai mengungsi ke tempat yang dirasa paling aman dari banjir rob tersebut.

Air laut yang naik hingga ke perkampungan warga, membuat rumah-rumah warga dikegangi air. Bahkan air mencapai lutut orang dewasa. Tampak juga dari sebuah video yang beredar, beberapa warga yang sebagian besar perempuan, anak-anak dan orang lanjut usia diungsikan.

Belum ada informasi resmi dari pihak terkait soal banjir tersebut. Petugas saat ini tengah memonitor informasi tersebut. Soal prediksi banjir rob yang terjadi, Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, mengatakan kemungkinan banjir tersebut merupakan banjir rob akibat gelombang pasang tinggi ditambah hasil badai Cempaka dan Dahlia yang kemarin melanda Indonesia.

“Bisa akibat rob, yaitu gelombang pasang tinggi dari arah laut, lalu ditambah gelombang hasil badai Cempaka dan Dahlia bisa merambat sampai ke pantai dalam bentuk gelombang swell (gelombang sorong,” ujarnya melaui whatsapp.

Banjir rob merupakan banjir yang airnya berasal dari laut. Banjir rob akibat pasangnya air laut, sehingga menggenangi daratan.

“Banjir rob ini sering melanda atau sering terjadi di daerah yang permukaannya lebih rendah dari permukaan air laut,” jelasnya. (sat)

- Advertisement -

Share post:

Subscribe

Berita Populer

Berita Terbaru

Berita Lainnya
Terkait

Sekretaris Utama BIN Beri Kuliah Umum di Acara PKKMB Unram

HarianNusa, Mataram - Sekretaris Utama (Sestama) Badan Intelijen Negara...

Sempat Mengamuk di Gili Trawangan, Warga Rusia Diciduk Petugas Imigrasi

HarianNusa, Mataram - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram...

Modus Menginap, Pencuri Motor di Rumak akhirnya ditangkap Polsek Kediri

HarianNusa, Lombok Barat - Terduga pencuri kendaraan bermotor yang...

Malaysia Buka Pintu Bagi Ribuan Pekerja dari NTB

HarianNusa, Mataram - Sempat vakum merekrut pekerja asal Indonesia...