Perpajakan Daerah, Penataanusahaan Akuntansi Keuangan Daerah menjadi tema dalam Kegiatan Bimbingan Teknis Keuangan Daerah Yang digelar Di Kabupaten Sumbawa (Kamis, 7/12). (istimewa)

HarianNusa.com, Sumbawa – Badan Pendapatan Daerah (BPD) bekerjasama dengan Direktur Jendral (Ditjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis Keuangan Daerah di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (7/12).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril, B.Sc menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan tidak stagnan (macet), tetapi memiliki variabel yang sangat banyak, dan sering mengalami perubahan.

Bupati menyampaikan ingin menjaga Kabupaten Sumbawa dalam hal pengelolaan pendapatan daerah, agar kedepannya dapat tercipta pemerintahan yang hebat dan bermartabat.

“Dengan adanya Bintek Keuangan Daerah ini kami berharap kepada semua peserta agar dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh sehingga dapat memperolah ilmu dan keterampilan terampil dalam pengelolaan keuangan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Direktur Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah RI Desky Wijaya, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan Bimtek tersebut merupakan program dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang memang concern dengan masalah bimbingan program peningkatan kapasitas keuangan, khususnya dalam hal peningkatan kualitas aparat keuangan di daerah, yang diharapkan ketika pemerintah pusat membuat suatu kebijakan, maka secara otomatis dapat segera diikuti dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Lebih lanjut Desky Wijaya menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendapat tawaran langsung dari Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan Bimtek tersebut, di mana pembiayaannya berasal dari dana APBN.

Lebih lanjut Desky menuturkan, Pemerintah Pusat berencana akan mengadakan Bimtek serupa pada tahun depan dengan jumlah hari yang lebih banyak agar penyerapan ilmu para peserta lebih maksimal, dan berharap Bimtek tersebut nantinya dapat membawa manfaat bagi aparat pengelola keuangan di Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian, Pengembangan dan Pelaporan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Sumbawa, Usman, SE.,ME dalam laporannya menyampaikan bahwa Bimtek yang berlangsung selama 1 hari penuh tersebut mengambil 2 tema pokok yaitu perpajakan daerah dan penatausahaan dan akuntansi keuangan daerah.

Peserta bimtek terdiri dari Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Pejabat atau staf yang kompeten terkait pengelolaan keuangan.

Pelaksanaan Bimtek tersebut diharapkan dapat memberi informasi kepada semua peserta tentang isu-isu terkini dalam dua tema yang diangkat. (f3)

Komentar