fbpx
31 C
Mataram
Kamis, Februari 27, 2020

Tim Resmob 701 Polres Mataram Ungkap Rantai Curanmor di Mataram

Populer Pekan ini

Ini Cara Mitigasi saat Ge...

HarianNusa.com - Indonesi...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut...

HarianNusa.Com, Jakarta -...

HIPO Bantah Bergerak di B...

HarianNusa.Com, Mataram -...

Potensi Mineral Kelas Dun...

HarianNusa.com, Jakarta ...

Paling Banyak Dibaca

Misteri Telapak Tangan ya...

HarianNusa.com, Mataram –...

Mengenang 40 Tahun Bencan...

HarianNusa.com, Mataram –...

Ahli Geologi AS Peringatk...

HarianNusa.com - Ahli Geo...
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Gunung Lawu Kelurahan Dasan Agung Kota Mataram berhasil diungkap polisi. Kasus tersebut merupakan kasus lama yang terjadi pada September 2014 silam. Saat itu motor Honda Vario milik Desy Syahria Mahrani (20) digondol pelaku.

Tim Resmob 701 Polres Mataram pada Selasa (12/12) kemarin mengungkap kasus tersebut bermula saat menerima informasi adanya transaksi jual beli motor curian di daerah Babakan Cakranegara Kota Mataram.

Kasat Reskrim Polres Mataram, AKP Kiki Firmansyah, SIK, mengatakan saat menerima informasi tersebut, tim langsung mendatangi lokasi. Tim kemudian melihat seorang saksi bernama Lalu Ratmaja sedang menawarkan motor Vario pada pemilik rumah. Penggerebekan pun dilakukan.

- Advertisement -

“Setelah motor tersebut dicek, ternyata motor tersebut merupakan motor curian. Saksi mengaku dia hanya sebagai pelantara jual beli,” ujarnya, Rabu (13/12).

Lalu Ratmaja (26) mengaku hanya sebagai pelantara jual beli. Ia mengaku disuruh menjual motor tersebut pada seseorang bernama Sabani (31). Polisi pun melakukan penangkapan terhadap Sabani.

“Pelaku S (Sabani) berhasil ditangkap di rumah saksi LR (Lalu Ratmaja). Polisi menemukan dua unit motor jenis Revo dan Vario di rumah LR, diduga motor tersebut hasil curian,” ungkapnya.

- Advertisement -

Sabani diduga sebagai penadah motor curian. Saat diintrogasi, ia mengaku membeli motor tersebut dari pelaku bernama Indra. Polisi pun mengejar Indra dan melakukan penangkapan di rumahnya di Karang Bata Kota Mataram.

“Hasil introgasi, ID (Indra) menerangkan bahwa motor Vario tersebut berasal dari pelaku curanmor berinisial SH (Sohri). Pelaku ID hanya mengaku sebagai pelantara,” paparnya.

- Advertisement -

Rantai curanmor ini diduga sengaja dilakukan untuk membuat repot kepolisian mengungkap kasus tersebut. Namun polisi tak putus asa. Polisi kembali melakukan pengejaran pada pelaku Sohri yang diyakini sebagai pelaku utama curanmor tersebut.

Setelah polisi memancing Sohri, akhirnya ia keluar di pinggir jalan Lingkungan Karang Bata. Ia dan motor yang dikendarainya kemudian diamankan.

Motor yang dikendarai Sohri saat itu berjenis Honda Vario Techo CBS 125 yang juga diduga motor curian, karena lubang kunci dalam keadaan jebol. Di bagasi motor tersebut ditemukan satu kunci latter T dan pisau sangkur. Ia kemudian dibawa ke Polres Mataram.

Polisi saat ini berhasil menemukan tiga motor diduga hasil curian dalam kasus tersebut. Ketiganya berjenis Honda Vario, Supra Fit dan Honda Vario Techo CBS 125. Sementara pelaku sendiri terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (sat)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkini

Peringatan HUT Ke-70 SatP...

HarianNusa.Com, Jakarta –...

“Berkain”, Ca...

HarianNusa.com, Mataram -...

Sinergi PLAN Internationa...

HarianNusa.com, Mataram -...

Wagub Ajak Organisasi Per...

HarianNusa.com, Mataram -...

ACT NTB Kirim Tim Disaste...

HarianNusa.com, Lombok ti...

Bangli dan Lombok Barat S...

HarianNusa.Com, Lombok Ba...

Gubernur Minta Kades se N...

HarianNusa.com, ataram - ...

Berita Lainnya

- Advertisement -