HarianNusa.com, Mataram – Belakangan ini NTB seringkali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Meskipun telah melewati musim hujan, namun pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya dan selatan Jawa sebelah tenggara Timor Leste membentuk palung tekanan rendah.
Berdasarkan data Stasiun Meteorologi BIL palung tekanan rendah ada pada sepanjang perairan selatan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara memicu terbentuknya daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin.
Kondisi ini menimbulkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya termasuk NTB.
Kondisi cuaca tersebut mulai 19 Januari hingga 21 Januari 2018. Kondisi tersebut berpotensi curah hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang pada pagi, siang, malam hingga dini hari di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Dompu dan Bima.
Masyarakat diimbau agar berhati-hati dengan bahaya yang ditimbulkan seperti genangan air, pohon tumbang, banjir, longsor dan angin kencang. Juga potensi peningkatan tinggi gelombang mencapat lebih dari 2 meter di Selat Alas, Selat Lombok, Selat Sape dan perairan selatan NTB. (sat)


