HarianNusa.com, Mataram – Formasi Pakar (Forum Mahasiswa Patuh Karya) Mataram menggelar diskusi bertajuk Ngobrol Pintar (Ngopi). Acara tersebut digelar di Asrama Mahasiswa Lombok Timur Kekalik Mataram, Rabu (31/01) kemarin.
Acara tersebut menghadirkan Tokoh Pemuda NTB, Sulhan Muhlis, ST. Dalam diskusinya, Sulhan mengatakan politik bukan soal ambisi semata, namun tentang kesiapan intelektual, mental, moral dan lainnya.
“Berpolitik bukanlah tentang modal ambisi saja, tapi juga tentang kesiapannya dari segi Intelektual, mental, moral, material dan lainnya. Kalau pemuda tidak mempersiapkan dirinya dari segala modal itu, tentu mereka akan terjebak dalam permainan politik yang serba praktis,” ujarnya.
Sulhan yang merupakan calon yang gagal maju dalam Pilkada Lombok Barat ini, menjabarkan secara terang kompleksitas dalam persoalan politik. Politik sejatinya sangat memerlukan modal yang cukup dalam berkompetisi.
Sementara, Ketua Umum Formasi Pakar Mataram, Dirlonk Sudirman mengatakan acara tersebut diselenggarakan atas kekhawatiran pemuda yang takut terjebak dalam politik praktis.
“Kegiatan ini diadakan atas dasar kekhawatiran kami terhadap pemuda terutama mahasiswa – mahasiswa yang sering kali terjebak dalam politik praktis dan juga ide-ide itu lahir dari diskusi kecil-kecilan ketika kami berjumpa,” pungkasnya.
Agar pemuda khususnya mahasiswa tidak terjebak politik praktis, maka menurutnya, diskusi tersebut penting dilaksanakan untuk mengenal politik lebih dalam.
“Ketika banyak Mahasiswa terlibat dalam politik praktis, tentu pemahaman mahasiswa tentang politik itu sendiri masih perlu diperbaiki karena berpolitik adalah suatu sikap yang tentunya lahir atas dasar pemahaman kita,” paparnya.
Diskusi tersebut dihadiri sekitar 50 peserta. Semua antusias mengikuti jalannya diskusi. (sat)

