BerandaHeadlineMelawan, Buronan Jambret di Mataram Ditembak Polisi

Melawan, Buronan Jambret di Mataram Ditembak Polisi

HarianNusa.com, Mataram – Polres Mataram berhasil menangkap satu buronan kasus jambret yang terjadi pada Fabruari 2018 lalu. Setelah sebelumnya rekannya ditangkap polisi, (baca: Jambret Korban Hingga Jatuh, Pemuda Asal Sekarbela Ditembak) kini pelaku yang sempat buron ditangkap pada Selasa (03/04) kemarin.

Awalnya, pada 02 Februari 2018 lalu, dua pelaku bernama Doni Akbar (24) asal Lingkungan Pande Mas Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram dan Andriadi alias Ebeh (21) asal Kelurahan Punia Kota Mataram menjambret HP milik Nida Arzani (16) di Jl. Panji Masyarakat Lingkungan Kekalik Motong Kelurahan Karang Pule Kota Mataram. Keduanya menjambret HP korban yang tersimpan dalam box motor saat korban mengendarai motor bersama seorang temannya.  Aksinya dilakukan pukul 12.00 Wita.

HP Oppo Neo 7 milik korban dibawa pelaku. Korban berusaha mengejar pelaku hingga masuk gang. Ketika pelaku terjebak pada gang buntu, dia nekad berputar arah dan menabrak korbannya. Korban bersama temannya terjatuh dari motor dan mengalami luka pada sekujur tubuhnya.

Kronologis Penangkapan

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, dengan didampingi Kasatreskrim, AKP Kiki Firmansyah dan Kasubbag Humas, AKP Made Arnawa, menerangkan penangkapan pelaku. Sebelumnya pelaku Doni ditangkap beberapa waktu berselang aksi kriminal yang dilakukan. Sementara pelaku Ebeh ditangkap kemarin.

“Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram melakukan pengejaran terhadap pelaku (Ebeh/ red.) di rumah maupun lokasi persembunyiannya di daerah Pagesangan Kota Mataram,” ujar Kapolres, Rabu (04/04).

Namun pelaku yang mengetahui dirinya telah buron selalu berpindah-pindah tempat. Polisi pun menerbitkan DPO terhadap pelaku. Polisi menerima informasi bahwa pelaku bersembunyi di rumah keluarganya di Desa Selat Narmada.

“Akhirnya di sana polisi melakukan penyergapan, namun pelaku melakukan perlawanan dan sempat melarikan diri, sehingga kita melakukan tindakan terukur dan terarah dengan menembak betis kiri pelaku setelah tiga kali melepas tembakan peringatan,” pungkasnya.

Pelaku pun roboh dan dilarikan ke RS Bhayangkara Mataram. Dari pengakuannya, dia telah lima kali melakukan aksi jambret dan merupakan residivis dalam kasus tersebut. Rata-rata korbannya adalah wanita. (sat)

spot_img

Baca Juga