fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Oktober 17, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,232,099
Total Kasus
Updated on 14/10/2021 6:27 pm
BerandaKota MataramGubernur NTB Apresiasi Kiprah ACT Membantu Korban Gempa

Gubernur NTB Apresiasi Kiprah ACT Membantu Korban Gempa

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) atas kiprahnya yang telah menjadi bagian dalam penanganan korban gempa di Lombok dan Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB dalam acara Seminar Nasional dengan tema “Memotret potensi gempa lanjutan dan upaya mitigasi bencana di Lombok,” di Hotel Aston, Jumat, (28/9/2018).

Dihadapan para peserta seminar, Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu menjelaskan bahwa saat ini telah hadir teknologi yang sangat canggih untuk mengetahui bencana sebelum terjadi.

- Advertisement -

“Semoga ke depan kita mampu mengantisipasi dan menyiapkan segala sesuatu lebih baik dalam menghadapi bencana,” harapnya.

Doktor Zul berharap seminar ini menjadi salah satu upaya nyata sebagai ikhtiar bersama melakukan mitigasi untuk mengantisipasi persoalan bencana. Dengan demikian, kesiapsiagaan dapat terbangun dan berbagai dampak dari terjadinya bencana dapat diminimalisir.

Selain itu Doktoroktor Zul menambahkan, seminar ini juga akan menjadi upaya untuk melatih mental masyakat di NTB, sehingga ke depan mental akan siap ketika bencana itu terjadi.

Sementara itu, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Bapak Ahyudin mengaku bangga telah menjadi bagian dari kebangkitan Lombok Sumbawa pasca gempa bumi.

Ahyudin meminta masyarakat NTB untuk dapat mengambil hikmah dari peristiwa gempa bumi beberapa waktu lalu. Ia meyakini dalam waktu tidak lama NTB akan menunjukkan wajah barunya kembali.

“Walaupun bencana, tapi dengan itu kini nama NTB menjadi mendunia,” ujarnya.

Dihadapan Gubernur dan peserta seminar, Ahyudin menegaskan ACT akan tetap menjadi bagian dari proses pemulihan di NTB hingga betul-betul tuntas.

“Jangan berprasangka buruk dengan bencana, karena apapun yang datangnya dari Allah ujungnya adalah kebaikan, dan itu merupakan energi buat kita,” pungkas Ahyudin. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -