fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 5:01 pm
BerandaEkonomiGubernur NTB Bicara Industrialisasi di Kampus

Gubernur NTB Bicara Industrialisasi di Kampus

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc mengatakan Industrialisasi revolusi adalah semangat memperdalam struktur industri, di mana segala potensi yang ada mampu diolah sendiri sehingga mampu memperkaya produksi dan meningkatkan nilai jual dari produksi tersebut.

Hal tersebut disampaikan gubernur saat membuka Seminar Nasional Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala, bertajuk “Membangun Pendidikan yang Mandiri dan Berkualitas pada Era Revolusi Induatri 4.0” di Gedung Aula Universitas Muhammadiyah Mataram, Sabtu (29/9/18).

Mengawali sambutannya, gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu mengutip pengertian Revolusi Industri adalah perubahan yang radikal dan cepat terhadap perkembangan manusia dalam menciptakan peralatan kerja untuk meningkatkan hasil industri atau produksi.

- Advertisement -

“Kalau selama ini kita jual jagung maka periode berikutnya kita harus mampu mengolah jagung di daerah kita sendiri, begitupula halnya dengan hasil pertanian lainnya seperti tomat dan cabe,” ungkapnya.

Hanya dengan pengolahan seperti ini maka NTB dapat mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, sebab selama ini hasil kekayaan alam di ekspor ke luar negeri, jika hal tersebut bisa dilakukan disini maka akan mampu mengembangkan industri, mengurangi pengangguran dan mensejahterakan masyarakat NTB.

Lebih lanjut Doktor Zul menerangkan, semua ini membutuhkan inovasi teknologi. Oleh karena itu, menurutnya, peran serta universitas seperti halnya pelaksanaan seminar hari ini menjadi salah satu kontribusi yang efektif.

“Saya sangat gembira kalau universitas kita sekarang membicarakan topik seperti ini. Tidak mungkin revolusi industri akan berkembang jika kita tidak punya desain meng-upgrade pendidikan kita,” terangnya.

Ia berharap ini merupakan langkah awal dan nantinya akan terus berlanjut.

“Perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama, kami atas nama pemerintah Provinsi NTB juga mengucapkan terimakasih dan semoga hal ini dapat tertular ke universitas lain”, tutupnya.

Sebelum meninggalkan ruangan, jajaran Universitas Muhammadiyah Mataram menyerahkan cinderamata kepada Doktor Zul yang dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan ini dihadiri 112 peserta yang berasal dari mahasiswa mahasiswi UMM. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -