fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 5:01 pm
BerandaKota MataramZulkieflimansyah: Pemuda NTB Harus Jadi Pemain di Tanah Sendiri

Zulkieflimansyah: Pemuda NTB Harus Jadi Pemain di Tanah Sendiri

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimasyah menegaskan generasi muda NTB di masa yang akan datang harus menjadi pemain di tanah sendiri. Generasi muda NTB yang penuh dengan potensi tidak boleh lagi menjadi penonton di daerah sendiri.

“NTB punya tambang Emas besar di dunia, tapi harus pergi ke Arab Saudi untuk bisa beli Emas. NTB Lumbung Pangan Nasional tapi kadang masih ada petani yang susah cari makan. Itu karena kita tidak jadi pemain di tanah kita sendiri,” tegas Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Kirab Satu Negeri NTB Bangkit, di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Sabtu, (29/9/2018).

Dihadapan peserta kirab, gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu menyampaikan, menjadi tekad besarnya kedepan dalam masa lima tahun pemerintahannya, menjadikan potensi-potensi besar anak muda NTB untuk menjadi pemain di daerah sendiri, tidak lagi menjadi penonton.

- Advertisement -

Doktor Zul menjelaskan, sebagai langkah awal dari cita-cita besarnya tersebut adalah dengan program pengiriman 1000 pemuda NTB ke luar negeri, yakni di Jantung Eropa, Polandia. Tahap pertama dari program tersebut akan diberangkatkan sebanyak 21 orang pada tangga 10 oktober mendatang.

“Ini cita-cita besar saya untuk merubah generasi muda NTB, walaupun banyak yang mencibir, ini sebagai program mimpi. Tapi saya optimis itu bisa karena pemuda NTB orang-orang hebat yang penuh potensi,” ujarnya.

Untuk itu ia mengajak segenap masyarakat NTB, khususnya Pemuda Ansor untuk dapat memaknai kegiatan Kirab Satu Negeri bahwa merah putih sebagai simbol tegaknya NKRI yang kita cintai. Merah putih sebagai pengingat atas pengorbanan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa Indonesia, untuk dikenang oleh anak cucu bangsa Indonesia agar merah putih tetap tegak dalam jiwa muda Indonesia.

Untuk itu Gubernur juga mengajak generasi Muda Indonesia, khususnya di NTB agar menghilangkan sikap primordialisme karena hal itu akan menjadi penghambat untuk maju.

“Kenapa kita tidak boleh bersikap primordial karena kita adalah Indonesia,” tegasnya.

Oleh kerena itu Doktor Zul berharap Kirab Satu Negeri NTB Bangkit akan menjadi penggugah jiwa anak muda NTB.

“Sehingga bangga pada Merah Putih, bangga jadi anak Indonesia, sehingga generasi muda NTB akan lahir sebagai pemimpin dunia di masa yang akan datang,” pungkasnya. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -