fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Januari 26, 2021
Update Covid-19 Indonesia
999,256
Total Kasus
Updated on 26/01/2021 7:59 am
Beranda Gaya Hidup Kesehatan Pemkab Lobar Gelar Pencegahan Meluasnya HIV/AIDS

Pemkab Lobar Gelar Pencegahan Meluasnya HIV/AIDS

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com – Meningkatnya kasus HIV-AIDS di Lombok Barat  (Lobar ) dari tahun 2008 sampai 2017 lalu, tidak hanya terjadi pada kelompok resiko tinggi.

Kelompok ini diisi oleh masyarakat pengguna narkoba, penjaja seks komersial (PSK), waria dan LSL.

Saat ini ditemukan juga telah meluas ke kalangan ibu rumah tangga dan balita.

- Advertisement -

Untuk mencegah dan menanggulangi kasus semakin besar lagi, Pemkab Lobar melalui Komisi Penanggulangan AIDS  (KPAI) Lobar mengelar sosialisasi program pencegahan dan penanggulangan.

Sosialisasi yang dihadiri oleh unsur dari SKPD,  LSM,KPAI Provinsi NTB, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Kesehatan Lobar, Rabu (10/10/2018).

Meluasnya segmentasi pada kelompok resiko rendah seperti ibu rumah tangga dan balita membuat semua pihak merasa semakin khawatir, mengingat institusi ini dianggap sebagai pertaruhan dan benteng terakhir dalam upaya mencegah meluasnya kasus HIV AIDS di Kabupaten Lombok Barat.

Langkah pun diambil dengan mengeluarkan kebijakan dalam bentuk Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS sebagai upaya menahan laju pertumbuhan kasus.

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid Selaku Ketua KPAI Lobar mengibaratkan Kasus HIV AIDS sebagai fenomena gunung es di mana perkembangannya semakin membesar.

“Meski perkembangan kasus di Lobar tidak terlalu signifikan, akan tetapi upaya pencegahan dan penanggulangan harus semakin dinamis,” pintanya.

Fauzan juga mengungkapkan kekhawatirannya akan perkembangan Kelompok LGBT yang telah berani menampakkan keberadaaanya secara terang – terangan dan tanpa malu – malu. Kelompok ini merupakan salah satu  penyebab kasus HIV AIDS terbanyak juga.

Terakhir Fauzan meminta agar semua pihak bersama – sama mensosialisasikan program dengan cara memperkuat rumah tangga dan sekolah dengan tidak mendiskriminasi para pengidap HIV AIDS.

Dari  data kumulatif kasus HIV AIDS Kabupaten/Kota di Provinsi NTB dari tahun 1992 sampai bulan Mei 2018, Kabupaten Lobar berada pada urutan ke -3 di bawah Kota Mataram dan Lombok Timur.

Jumlah penderita di Lobar untuk HIV adalah sebanyak 126 orang dan penderita AIDS sebanyak 114 orang.

“Berdasarkan data ini, KPAI Lobar melakukan koordinasi dan merumuskan kebijakan, strategi, dan langkah – langkah melalui program nyata dalam rangka pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Tujuan program sendiri untuk menurunkan jumlah kasus baru HIV AIDS, menurunkan angka kematian dan menurunkan stigma dan diskriminasi,” terang Sekertaris KPAI Lobar H. Junaedi.

Adapun Strategi Operasional yang di laksanakan, tambah Junaedi, yaitu dengan menggalakkan “STOP”, yaitu Suluh,Temukan/Tes HIV, Obati, dan Pertahankan pengobatan. (f3)

1 KOMENTAR

Comments are closed.

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Sekda NTB : Lobar Bisa Jadi Best Practice Proyek PJU

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., mengapresiasi Kabupaten Lombok Barat sebagai salah satu kabupaten yang berhasil dalam...

Persediaan Pupuk di NTB Aman hingga 2,5 Bulan Kedepan

HarianNusa.com, Mataram - Persediaan pupuk di Nusa Tenggara Barat hingga 2,5 bulan ke depan sangat aman. Hal tersebut ditegaskan Superintendent Kantor Pemasaran Pupuk Kaltim...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia