HarianNusa, Mataram -Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian penting. Momentum hari besar keagamaan biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat, sehingga pemerintah daerah diminta memastikan pasokan tetap aman dan harga tidak mengalami lonjakan.
Anggota Komisi II DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Nanik Suryatiningsih, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia. Menurutnya, kondisi harga sejumlah komoditas pertanian saat ini cukup menguntungkan masyarakat dan harus dipertahankan.
Harga sejumlah komoditas pertanian seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan tomat saat ini relatif terjangkau. Kondisi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan, terutama menjelang Maulid Nabi ketika kebutuhan masyarakat berpotensi meningkat.
“Harga sejumlah komoditas pertanian saat ini cukup terjangkau. ni kondisi yang baik dan tentu harus dipertahankan. Jangan sampai menjelang hari besar keagamaan justru terjadi kenaikan harga yang memberatkan masyarakat,” ujar Nanik, saat ditemui di sela kegiatan di Mataram, Jumat, (14/8).
Namun, di sisi lain, ada kenaikan harga daging sapi. Saat ini harga daging sapi mulai berada di kisaran Rp. 150 rb per kilogram, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran RP 140 rb perkilogram.
Menurutnya, kenaikan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait agar tidak berkembang menjadi lonjakan harga yang lebih tinggi.
“Kita berharap kenaikan ini tidak berlanjut dan jangan sampai terjadi lonjakan lagi,” tegasnya.
Nanik meminta pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. Pengawasan, kata dia, penting dilakukan sejak dini agar pemerintah dapat segera mengambil langkah apabila ditemukan indikasi kelangkaan pasokan atau kenaikan harga yang tidak wajar.
Selain memastikan stok, kelancaran distribusi juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga. Pemerintah diharapkan memperkuat koordinasi dengan petani, distributor, pedagang dan pelaku usaha sehingga rantai pasok kebutuhan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
“Yang paling penting kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harganya terjangkau. Jangan sampai momentum Maulid Nabi dimanfaatkan untuk menaikkan harga secara berlebihan,” katanya.
Nanik menegaskan, menjaga stabilitas harga bukan hanya berkaitan dengan pengendalian inflasi, tetapi juga menyangkut daya beli masyarakat. Terlebih, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat menjelang pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan.
Karena itu, ia berharap kondisi harga komoditas pertanian yang saat ini relatif terjangkau dapat dipertahankan, sementara komoditas yang mulai mengalami kenaikan, terutama daging sapi, dapat dikendalikan agar tidak semakin membebani masyarakat.
Disisi lain, Nanik juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah bersama stakeholder lainnya yang terus menggencarkan pasar murah. Menurutnya program ini sangat terasa dampaknya bagi masyarakat sehingga ia mendorong untuk terus digencarkan, terlebih di momen hari besar keagamaan.
“Saya lihat pemerintah daerah terus memperluas pasar murah dan ini sangat bagus dan berdampak langsung bagi masyarakat, semoga kedepannya lebih digencarkan lagi,” pungkasnya. (F*)
Ket. Foto:
Anggota Komisi II DPRD NTB, Hj. Nanik Suryatiningsih. (Ist)

