fbpx
23 C
Mataram
Senin, Juni 1, 2020
Update Covid-19 Indonesia
26,473
Total Kasus
Updated on 31/05/2020 6:46 pm
Beranda Gaya Hidup Komunitas IJTI NTB Update Skill Jurnalistik di Era Konvergensi Media

IJTI NTB Update Skill Jurnalistik di Era Konvergensi Media

HarianNusa.com – Dinamika perkembangan konvergensi media telah menjadi tantangan kontemporer, sekaligus warna baru iklim dunia jurnalistik dewasa ini. Di sisi lain peran jurnalis pun dituntut semakin kompleks untuk bisa elegan menyampaikan informasi tanpa menafikan perkembangan era digitalisasi yang terus menawarkan inovasi multimedianya.

Dalam dimensi ini semakin berkembangnya teknologi media berbasis daring (online), baik media sosial maupun pengguna bloger menuai persoalan baru kaburnya komparasi antara fakta dan opini. Persoalan tersebut harus menjadi konsen semua pelaku media untuk terus berkarya menggunakan teknologi mutakhir dengan kemajuan multimedia yang ada, tanpa melupakan rambu rambu dan kaidah jurnalistik konvensional yang telah ada.

Berangkat dari fenomena tersebut Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB mencoba menjawab tantangan tersebut dengan pola peningkatan kompetensi dan SDM anggota serta para pelaku media (konvensional dan multimedia) di Nusa tenggara Barat sebagai bagian dari agenda organisasi menyongsong era digitalisasi media milenial.

Ada dua tema kegiatan yang akan dihelat pengurus daerah IJTI yakni peningkatan kompetensi jurnalis (jurnalsme on Duty) dengan tema “Vlog dalam Perspektif Media Masa Kini” yang akan digelar Sabtu 27 Oktober 2018 di Praya Lombok Tengah, serta kegiatan jurnalisme yang melibatkan warga masyarakat (Citizen Journalism) dengan tema “Jurnalisme Warga dalam Bingkai Media Milenial” bertempat di Lombok Barat pada tanggal 31 Oktober 2018.

Kegiatan rutin yang menjadi kalender tahunan bagi Pengda IJTI NTB ini akan mengupas pola dan tata cara kerja jurnalistik televisi sekaligus membedah soal kesenjangan antara media mainstream dengan media konvergensi yang bergerak dalam lingkar multimedia dewasa ini. Hal tersebut akan dikupas tuntas dengan menghadirkan sejumlah pemateri IJTI Pusat, Dewan Pers dan juga praktisi media professional yang diharapkan mampu memberikan pencerahan dan edukasi bagi seluruh peserta nantinya.

Ketua IJTI NTB, Riadis Sulhi mengatakan, kegiatan ini menjadi penting tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi internal anggota IJTI NTB namun juga penting sebagai langkah peningkatan kapasitas bagi para peserta tentang perkembangan media hari ini sebagai wawasan baru untuk menjalankan profesinya ke depan.

“Pelatihan ini menjadi penting yang pertama sebagai upaya meningkatkan kompetensi anggota dalam menyikapi perkembangan media dewasa ini yang mulai memasuki era konvergensi multimedia, ” ucapnya.

Pelatihan kompetensi bertajuk “Vlog dalam Media Televisi Masa Kini” di Praya Lombok Tengah akan dihadiri ratusan peserta dari kalangan pekerja media mulai elektronik, media cetak dan online dan dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Gubernur NTB, Zulkieflimasyah atau jajaran muspida yang mewakili.

Selain membedah fenomena vlog atau media konvergensi dewasa ini, dalam dua agenda tersebut Pengda IJTI NTB juga akan memberikan pelatihan kepada ratusan orang warga masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) bidang kehumasan lembaga maupun instansi pemerintahan sebagai inisiatif untuk menjalankan fungsi sosial organisasi.

“Upaya mensinkronkan informasi soal kerja media kepada warga masyarakat, juga akan menjadi point penting dalam pelatihan ini ke depannya peran dan fungsi media sesungguhnya bisa tersosialisasi secara baik kepada warga masyarakat. Targetnya secara khusus mengembalikan marwah media mainstream sebagai salah satu sumber rujukan informasi yang akurat dan layak dipercaya” pungkas Riadi. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Mataram Gelar Wisuda Daring di Masa Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap merebaknya wabah virus baru bernama SARS-CoV-2. Menyikapi munculnya virus jenis baru tersebut,...

Sesaot Tetap Kondusif Meski Obyek Wisatanya Ditutup

HarianNusa.com, Lombok Barat - Kepala Desa Sesaot Kecamatan Narmada-Lombok Barat, Yuni Hari Seni menyatakan, penutupan lokasi wisata Sesaot dan sekitarnya adalah salah satu alternatif...

Tempat Wisata Sepi, Masyarakat Pulau Lombok Dinilai Faham Anjuran Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, bersama Dandim 1606 WB Kol. Czi Efrijon Khroll memantau situasi kawasan Wisata di...

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi (Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...