HarianNusa.com – Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid menegaskan bahwa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk

kali ini Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tidak akan menyelenggarakan kegiatan malam pergantian tahun 2018 – 2019.

“Kita tidak akan menyelenggarakan acara yang bersifat hura-hura. Saya sudah menerbitkan imbauan tentang pelaksanaan perayaan malam tahun 2018. Lebih baik kita diam di rumah dan bermuhasabah secara pribadi atau bersama dengan keluarga,” ujar Fauzan saat menghadiri acara Refleksi dan Muhasabah 2018 di Aula Kantor Bupati, Jum’at (28/12).

Melalui Surat Edaran Bupati Lombok Barat bernomor 008/745/Bakesbangpol/2018 tertanggal 27 Desember 2018, Fauzan mengimbau agar masyarakat mengisi malam tahun baru dengan melakukan muhasabah dan kegiatan agama seperti zikiran dan bahkan pengajian.

Muhasabah atau introspeksi diri, menurut Fauzan, adalah upaya seseorang mengevaluasi segala kekurangan diri, baik secara personal maupun sosial.

Fauzan berharap, acara yang digelar pemerintah daerah dapat dilanjutkan oleh masyarakat sampai lapisan bawah.

“Dua hari ini, kegiatan muhasabah dilakukan di semua kecamatan. Selanjutnya bisa diikuti oleh Pemerintah Desa bersama para tokoh masyarakat,” pinta Fauzan di hadapan jajarannya, Anggota Forkopimda, para anggota DPRD, Tokoh Agama, dan para Kepala Desa.

Dari hasil pantauan, komitmen Fauzan seiring sejalan dengan perkembangan di lapangan. Beberapa desa di wilayah Lombok Barat diketahui melaksanakan imbauan tersebut. Mereka membuat banyak baliho imbauan agar masyarakat tidak merayakan pergantian tahun dengan hura-hura seperti main kembang api, petasan, konvoi berkendaraan, dan meminum alkohol.

Untuk mengantisipasi dan mengevaluasi efektivitas imbauannya, Fauzan telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Dinas Perhubungan, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik untuk melakukan pemantauan di malam pergantian tahun.

“Kita akan tetap lakukan pemantauan. Paling tidak ada tiga titik yang harus diantisipasi jangan sampai perayaan tahun baru menimbulkan keresahan,” pungkas orang nomor satu di Lombok Barat itu. (f3)

Komentar