fbpx
23.7 C
Mataram
Jumat, Maret 22, 2019

Pemkab Lobar Kecewa Diberi Jatah Hanya 12 Ton Beras Cadangan

- Advertisement -

HarianNusa.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengaku kecewa dengan pemberian jatah beras Cadangan Pangan Pemerintah yang diberikan

oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemberian tersebut dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kurang adil. Pasalnya, menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat, H. Moh. Nadjib, jumlah yang diberikan kepada pihaknya jauh lebih kecil dari Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Lombok Timur, bahkan Kabupaten Lombok Utara.

- Advertisement -

Berdasarkan surat dari Dinas Ketahanan Pangan NTB, beras yang merupakan Cadangan Pangan Pemerintah itu totalnya berjumlah 139 ton. Lombok Barat sendiri hanya memperoleh 12 ton, sedangkan Kabupaten Sumbawa dijatahkan 15 ton, Lombok Timur memperoleh 25 ton, KSB dijatahkan 10 ton, Lombok Tengah 7 ton dan Mataram hanya memperoleh 5 ton saja. Terbesar adalah Kabupaten Lombok Utara yang diberikan beras sebanyak 65 ton atau 46 persen dari total cadangan itu.

“Dasar penetapan oleh Sekda dan BPBD Provinsi itu apa?,” tanya Nadjib sambil menjulurkan surat yang dimaksud.

Kalau dampak bencana gempa menjadi dasar penetapan, kata Nadjib, mestinya Lombok Barat harus mendapat jatah beras paling banyak.

“Total rumah rusak di NTB, kita yang terbanyak, yaitu 72.222 rumah,” ujar Nadjib saat dihubungi di kantornya di Gerung Lombok Barat, Rabu (2/1).

Masih menurut Nadjib, total rumah rusak di NTB versi BPBD NTB adalah 216.519 rumah. Rumah rusak di Lombok Barat sendiri mencapai 33,3 persennya.

“Kalau KLU (Lombok Utara, red) kan hanya 49.853 atau 23,8 persen dari total rumah rusak di NTB? Bandingkan dengan Lombok Barat, jauh kan?,” tanya Nadjib sengit.

Dinas Ketahanan Pangan NTB, masih kata Nadjib, tidak bisa menjelaskan soal alasan dan bagaimana caranya menghitung alokasi jatah beras tersebut.

“Seperti mengira-ngira saja. Kalau misalnya antisipasi banjir jadi dasar penetapan, daerah kita di Lombok Barat juga banyak yang berpotensi terkena banjir dan rob,” jelas Nadjib.

Pihaknya, aku Nadjib, tetap berterima kasih kepada Provinsi, namun tetap akan mempertanyakan kebijakan tersebut.

“Untuk menjadi perbaikan di masa mendatang agar lebih adil dalam memberi perhatian. Lombok Barat juga masih wilayah NTB kan?,” pungkas Nadjib. (f3)

Komentar

- Advertisement -

Berita Lainnya

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Paling Populer

Antisipasi Ada ‘Nyongkolan’ saat MotoGP, Pemerintah Bangun Bypass

HarianNusa.com - Pemerintah Indonesia tampaknya mempersiapkan dengan matang pergelaran MotoGP 2021 yang digelar di Sirkuit...

Diduga Terlibat Edarkan Narkoba, Oknum Polisi di Lombok Dituntut 13 Tahun

HarianNusa.com - Seorang oknum polisi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dituntut 13 tahun penjara oleh...

Pembebasan Lahan akan Dilakukan Jelang MotoGP di Lombok

HarianNusa.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan Rp1,2 triliun...

Berita Terbaru

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Komentar