fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juli 14, 2020
Update Covid-19 Indonesia
76,981
Total Kasus
Updated on 13/07/2020 4:28 pm
Beranda Politik Foto Acungkan Satu Jari, Anggota KPID NTB Disoroti Bawaslu

Foto Acungkan Satu Jari, Anggota KPID NTB Disoroti Bawaslu

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com – Beredarnya foto salah seorang anggota Komisioner KPID Provinsi NTB yang mengacungkan satu jari bersama caleg dan timses salah satu pasangan capres dan cawapres 2019 yang viral beredar di sosial media, Bawaslu NTB atensi hal tersebut.

Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu NTB, Umar Acmad Seth, SH.,MH., menyatakan atas beredarnya berita tentang foto mengacungkan satu jari salah seorang Komisioner KPID NTB itu untuk memperjelas posisi kasus tersebut pihaknya akan melakukan rapat pleno terlebih dahulu apakah akan dilakukan investigasi terhadap kasus itu.

“Setelah ada perintah investigasi maka kami akan melakukan investasi dengan mendatangi orang-orang yang telah memberikan informasi ini kepada Bawaslu,” kata Umar ditemui Hariannusa.com di Ruang Kerjanya, Selasa, (22/1/19) sore.

- Advertisement -

Lebih rinci, Umar memaparkan tahapan proses yang akan dilakukan terhadap kasus tersebut.

“Hasil dari investasi itulah yang akan dituangkan dalam laporan hasil pengawasan. Nah laporan hasil pengawasan itu nanti selanjutnya akan di plenokan lagi. Hasil pleno itulah nanti yang akan menentukan apakah kasus ini akan ditindaklanjuti atau seperti apa nantinya,” jelas Umar.

Terpisah, Sekretaris KPID NTB, Fairus Zabadi mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemanggilan dari Bawaslu terkait beredarnya foto acungkan satu jari salah seorang Komisioner KPID NTB itu.

“Sampai saat ini belum ada surat yang dikirim Bawaslu kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah NTB,” Kata Pria yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Macel itu.

Ditanya apakah KPID akan mengambil sikap terhadap anggotanya yang diduga menyalahi aturan karena dianggap tidak netral tersebut, Fairus mengatakan tentu saja Komisioner akan mengambil langkah-langkah sesuai kode etik yang berlaku di KPID NTB.

Saat ditemui, Ketua beserta jajaran Komisioner KPID NTB tidak ada ditempat. Menurut informasi mereka sedang menghadiri acara di Lombok Timur.

Beredarnya foto salah seorang Komisioner KPID NTB yang mengacungkan satu jari tersebut menjadi polemik karena dianggap tidak netral dan diduga melanggar etik. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia