fbpx

Populer Pekan ini

Ini Cara Mitigasi saat Ge...

HarianNusa.com - Indonesi...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut...

HarianNusa.Com, Jakarta -...

Yamaha All New XSR 155, M...

HarianNusa.Com, Mataram -...

HIPO Bantah Bergerak di B...

HarianNusa.Com, Mataram -...

Paling Banyak Dibaca

Misteri Telapak Tangan ya...

HarianNusa.com, Mataram –...

Mengenang 40 Tahun Bencan...

HarianNusa.com, Mataram –...

Ahli Geologi AS Peringatk...

HarianNusa.com - Ahli Geo...
- Advertisement -

HarianNusa.com – Demi kesuksesan dan kelancaran pesta demokrasi, baik Pemilu (pemilihan Presiden dan Wakil Presiden) maupun Pileg (pemilhan anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang akan digelar secara serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengimbau warga NTB untuk mengelola media sosial secara arif dan bijaksana.

NTB ini sangat dinamis dalam hal media sosial, ” jelas Gubernur saat menerima rombongan KPU NTB di ruang kerjanya, Selasa (29/01/2019).

Gubernur juga meminta masyarakat untuk merayakan pesta demokrasi ini dengan penuh kegembiraan. Meskipun beda pilihan, namun tetap bersatu dan selalu menghadirkan persaudaraan.

- Advertisement -

Sementara itu, Ketua KPU NTB Suhardi Soud menjelaskan saat ini jajarannya tengah menggelar tahapan fit and proper test bagi para calon komisioner KPU di kabupaten/kota. Dengan terpilihnya para komisioner KPU di 10 kabupaten/kota itu nantinya diharapkan dapat menyelenggarakan Pemilu dengan sukses dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan menjelang dan saat pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Namun, lanjut Suhardi, yang penting diingat bahwa masyarakat memiliki peranan penting bagi suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2019 ini. Untuk itu ia meminta masyarakat agar 17 April 2019 mendatang berbondong-bondong datang ke TPS, menyalurkan hak suaranya.

Suhardi juga meminta masyarakat untuk menulis dan menyebar berita baik tentang Pemilu melalui media sosial.

- Advertisement -

“Yang paling penting agar masyarakat dapat menghindari serangan-serangan berita bohong, ujaran kebencian. Karena dapat menghilangkan etos kita erhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Suhardi. (f3)

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkini

Fauzan Persilahkan BNN NT...

HarianNusa.com, Lombok Ba...

Setelah Disidak, Senggigi...

HarianNusa.com, Lombok Ba...

Pemda Menyapa Desa Dihara...

HarianNusa.com, Lombok Ba...

Lantik Kepala Sekolah, Se...

HarianNusa.Com, Mataram -...

Menteri PPPA Resmikan Ged...

HarianNusa.com, Mataram -...

Potensi Mineral Kelas Dun...

HarianNusa.com, Jakarta ...

Berita Lainnya

- Advertisement -