fbpx
24.1 C
Mataram
Selasa, April 23, 2019

Tabloid Indonesia Barokah Masuk Lombok, Polisi Belum Tahu

- Advertisement -

HarianNusa.com – Ribuan tabloid Indonesia Barokah masuk ke Lombok melalui Kantor Pos Mataram. Pihak Kantor Pos belum berani mengantar pada pengiriman sebab tabloid tersebut masih bermasalah.

Terpantau, ribuan tabloid tersebut hingga kini masih menumpuk di Kantor Pos dan berada dalam keranjang besi.

Kabid Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Komang Suartana, mengatakan belum mengetahui adanya tabloid tersebut di Mataram.

“Belum ada info mas,” ujarnya singkat, Senin 4 Februari 2019 kemarin.

- Advertisement -

Pada setiap paket tabloid, tertulis pengirimnya adalah Redaksi Tabloid Indonesia Barokah Pondok Melati, Bekasi. Rencananya tabloid tersebut akan disebar di beberapa pondok pesantren di Lombok.

Sementara terdapat juga tujuan pengiriman untuk pondok pesantren di Tangerang, Banten.

Media ini berusaha mengkonfirmasi kepala kantor, namun narasumber buang dicari tidak berada di tempat. Beberapa petugas juga enggan untuk berkomentar soal masuknya tabloid yang tengah kontroversial tersebut.

“Kalau yang ini (tabloid) saya enggak tahu mas. Ini baru beberapa minggu di sini,” ujar salah seorang petugas kantor, kemarin.

Tabloid tersebut kontroversial lantaran tulisan berjudul “Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik”, yang diduga membuat jelek citra aksi 212 di Jakarta dulu.

Polisi dan Bawaslu juga telah membentuk tim investigasi untuk melacak penyebar tabloid tersebut di sejumlah daerah di Indonesia. (sat)

Komentar

- Advertisement -

Paling Populer

Potensi Tsunami di Asia, NTB Diperingati Waspada

Berita ini telah diklarifikasi BMKG NTB HarianNusa.com, Mataram – Berdasarkan hasil prediksi skala Asia, di penghujung...

Misteri Telapak Tangan yang Gegerkan Warga Lombok Terpecahkan

HarianNusa.com, Mataram – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa...

Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial...

Berita Terbaru

Komentar