fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Mei 23, 2020
Update Covid-19 Indonesia
21,745
Total Kasus
Updated on 23/05/2020 11:09 am
Beranda Headline Presiden PKS dan Sandiaga Ingatkan Relawan tak Balas Fitnah

Presiden PKS dan Sandiaga Ingatkan Relawan tak Balas Fitnah

HarianNusa.com, Riau (05/03) — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman ajak masyarakat Indonesia untuk menangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga Uno dengan cara-cara yang baik dan dibenarkan undang-undang.

“Karena memperjuangkan Prabowo-Sandi untuk kebaikan Indonesia, maka kita capai keinginan perubahan ini dengan cara-cara yang baik juga, tidak boleh menggunakan black campagin,” ungkap Sohibul Iman di acara kampanye Dialogis bersama Sandi Salahudin Uno di Markaz Dakwah DPW PKS Riau, Selasa (05/03/2019).

Menurut Sohibul, kemenangan daat diraih dengan melakukan kerja yang sungguh-sungguh dan mengacuhkan berita bohong yang sengaja diluncurkan oleh pihak-pihak yang tidka bertanggung jawab.

“Percayalah kepada yang diatas, bahwa yang diatas Maha Kuasa untuk melawan juru-juru fitnah, biarkan. Serahkan itu kepada Allah, tapi kita harus terus bekerja dengan sungguh-sungguh dan lurus,” katanya.

Sohibul Iman juga menegaskan kepada ratusan peserta untuk tidak ragu-ragu dalam menyuarakan kebaikan, termasuk dalam menyeru masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang lebih baik.

“Kita sedang mencari pemimpin yang lebih baik, yaitu Prabowo Sandi, maka kita tidak boleh takut untuk menyuarakan hal itu, karena itu dijamin oleh Undang-undang. Jangan takut melawan petahana, jika yang ita serukan adalah untuk Indoensia yang lebih baik,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, calon Wakil Presiden Sandiaga Uno juga turut memberikan pesan kemenangan kepada seluruh relawan Prabowo Sandi.

“Kita harus mensinergikan semangat untuk pemenangan 40 hari kedepan, percayalah Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara yang lebih baik lagi khususnya dalam ekonomi. Lalu 17 April ini kita yakini perubahan tidak akan terjadi jika kita tidak bersinergi,” terang Sandi.

 

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

SKB Tentang Salat Idul Fitri DICABUT ! Gubernur NTB Serukan Salat Idul Fitri di Rumah dan Mall Ditutup

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah provinsi NTB mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang diperbolehkannya Salat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan bebas Corona.“Kami mengimbau masyarakat...

Pemprov NTB Raih Predikat WTP untuk ke Sembilan Kalinya dari BPK

HarianNusa.com, Mataram - Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun...