Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri rapat Penyiapan Usulan Tambahan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak pasca gempa bumi Lombok Sembawa di Kantor BNPB di Jakarta (istimewa)

HarianNusa.Com – Sekretaris Utama BNPB Ir. Dody Ruswandi memimpin rapat Penyiapan Usulan Tambahan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak pasca gempa bumi Lombok Sembawa, Senin, (18/3/19) di Ruang Serbaguna Lt. 15 Gedung Graha BNPB Jakarta dan turut dihadiri Bupati/Walikota atau pejabat yang mewakili se Provinsi NTB beserta para pejabat tinggi di lingkungan BNPB Jakarta.

Saat itu, Dody Ruswandi menyampaikan apresiasinya atas kerja keras pemerintah provinsi NTB bersama dengan pemerintah kabupaten dan kota se- NTB sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kita patut memberikan apresiasi kepada Pemprov NTB beserta seluruh pemkab se-Provinsi NTB atas kerja kerasnya dalam menangani proses rehab rekon pasca gempa yang terjadi di NTB beberapa waktu yang lalu,” paparnya.

Untuk membantu proses perbaikan rumah rusak akibat gempa, BNPB melalui Kementerian Keuangan RI akan kembali memberikan dana stimulan sebesar Rp 1,6 triliun.

“Dokumen usulan penambahan bantuan stimulan rumah rusak akibat gempa yang akan disampaikan ke Kementerian Keuangan RI ini harus sudah ada paling lambat 20 Maret 2019 supaya proses pencairannya dapat segera dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan bahwa progress pembanguan rumah rusak masyarakat akibat gempa terus mengalami kemajuan sehingga jumlah masyarakat yang telah menerima bantuan dan yang rumahnya telah terbangun juga semakin banyak.

“Alhamdulillah progress pembangunan rumah masyarakat terdampak gempa cukup bagus meski masih ada sebagian yang belum menerima bantuan dari pemerintah tersebut dengan berbagai kendala yang ada di lapangan. Tapi secara keseluruhan sudah cukup bagus,” ungkap Wagub.

Wagub juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak yang terlibat dalam membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB.

“Kami sampaikan terimakasih atas bantuan dari semua pihak khususnya pemerintah pusat dalam membantu mempercepat pembangunan rumah masyarakat NTB yang rusak akibat gempa,” ucapnya.

Wagub yang juga Ketua Umum BKOW NTB ini meminta supaya tambahan dana stimulan yang nantinya akan diberikan untuk membantu masyarakat terdampak gempa dapat cepat dicairkan ke masyarakat untuk kemudian digunakan membangun ataupun memperbaiki rumahnya yang rusak akibat gempa.

“Dengan tambahan dana stimulan nanti supaya segera dapat dipergunakan untuk membangun rumah masyarakat terdampak gempa khususnya yang mengalami rusak berat,” pinta wagub.

Proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi Lombok Sumbawa terus dipercepat. Dana bantuan dari pemerintah pusat untuk membangun kembali rumah masyarakat yang terdampak gempa sebagian besar sudah ditransfer ke rekening penerima bantuan. (f3)

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri rapat Penyiapan Usulan Tambahan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak pasca gempa bumi Lombok Sembawa di Kantor BNPB di Jakarta (istimewa)
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri rapat Penyiapan Usulan Tambahan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak pasca gempa bumi Lombok Sembawa di Kantor BNPB di Jakarta (istimewa)
Komentar