HarianNusa. Com – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc melanjutkan kegiatan Safari Ramadhan dengan mendatangi Masjid Baitul Hamid, Kelurahan Panaraga, Kota Bima, Kamis (23/5/19). Kedatangan Gubernur beserta rombongan Safari Ramadhan 1440 Hijriyah ini disambut antusias oleh warga Kota Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul itu turut memperkenalkan satu-persatu rombongannya yang terdiri dari para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada masyarakat yang hadir dalam acara Safari Ramadhan ini.

“Malam ini selain pak Walikota dan Danrem ada juga Pak Sekda Provinsi dan sebagian besar Pimpinan OPD hadir disini. Mudah-mudahan ini tidak hanya seremoni, namun bisa menjadi sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kota Bima,” ungkap Doktor Zul.

“Segeralah bercengkerama, bicarakan segera apa yang bisa dikerjasamakan. Mudah-mudahan sinergitas antara Pemerintah Provinsi dengan Kota Bima bisa lebih kita rekatkan,” tambah orang nomor satu di NTB itu.

Pada kesempatan tersebut, Doktor Zul juga bercerita kepada seluruh hadirin tentang kualitas anak-anak NTB yang menurutnya tidak kalah dengan anak muda di daerah lain.

“Kami punya program 1000 beasiswa ke luar negeri ada alasannya. Dengan kemampuan anak-anak dari kota Bima, Sumbawa, Dompu dan Lombok, saya yakin anak-anak NTB tidak akan kalah dari anak-anak di daerah lain jika mereka diberikan kesempatan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Gubernur berharap anak muda NTB mampu mengisi dan mewarnai Indonesia namun tetap membangun daerahnya.

“Banyak yang mengatakan, kemana mereka akan kerja?. Saya katakan, cukup 5-10 saja yang kembali ke NTB, saya ingin 990 sisanya minimal di Jakarta. Jika 1000 anak NTB ini mengisi semua fraksi dan komisi di Senayan, saya yakin akan lebih mudah membangun NTB.
Sehebat apapun jabatannya tidak akan melupakan kampungnya,” tegasnya.

Selanjutnya, Gubernur menceritakan pengalaman politiknya saat mencalonkan diri menjadi Gubernur dulu.

“Dulu sebelum Pemilu, ada yang mengatakan tidak mungkin ada orang sumbawa yang menjadi Gubernur NTB. Politik identitas ini perlu, namun jangan sampai kejernihan berpikir kita terganggu,” jelasnya.

“Kita tidak ingin NTB mengalami defisit sosial. There is a will, there is a way. Tidak ada yang mustahil di dunia ini. Dengan ijin Allah saya menjadi gubernur. Kami ingin semua orang, apapun latar belakangnya, siapa saja punya kesempatan dan bisa menjadi Gubernur di NTB ini. Kita sudah buktikan, dengan keikhlasan dan kerja keras semua bisa terjadi,” tuturnya bersemangat

Diakhir sambutannya, Gubernur menegaskan tekadnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi seluruh warga NTB.

“InshaAllah ikhtiar kita membangun NTB, bukan hanya sekedar wacara, namun merupakan bukti nyata. Silaturahmi pada malam ini, merupakan salah satu impelementasi dari janji kami.
Ramadhan sudah mendekati akhir, mudah-mudahan masyarakat kota bima dan NTB di berkahi Allah SWT,”.

Diakhir acara, Gubernur memberikan bantuan berupa bantuan perlengkapan dana pembangunan untuk masjid, perlengkapan ibadah, bibit-bibit pohon serta sembako untuk masyarakat Kota Bima. (f3)

Ket. Foto:
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Baitul Hamid, Kelurahan Panaraga, Kota Bima. (istimewa)

Komentar