fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Mei 23, 2020
Update Covid-19 Indonesia
21,745
Total Kasus
Updated on 23/05/2020 1:11 pm
Beranda Headline Imigrasi Mataram Deportasi WNA Asal Afrika Selatan

Imigrasi Mataram Deportasi WNA Asal Afrika Selatan

HarianNusa.Com – Imigrasi Kelas I TPI Mataram melakukan deportasi terhadap WNA asal Afrika Selatan atas nama Mushfiq Daniels melalui Bandara Internasional Lombok menggunakan pesawat Air Asia QZ 463 rute Lombok-Kuala Lumpur, Rabu (12/6) pagi.

WNA laki-laki asal Afrika Selatan (28 tahun) itu beralamat di Lombok Barat dan berprofesi sebagai pengajar.

Mushfiq diduga melanggar Pasal 75 angka 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang berbunyi “Pejabat Imigrasi Berwenang Melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian Terhadap Orang Asing yang Berada di Wilayah Indonesia yang Melakukan Kegiatan Berbahaya dan Patut Diduga Membahayakan Keamanan dan Ketertiban Umum atau Tidak Menghormati atau Tidak Menaati Peraturan Perundang-undangan.”

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Armand Armada Yoga Surya, SH., menjelaskan

Mushfiq Daniels masuk ke Indonesia pada tanggal 21 Mei 2019 melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung.

“Saat itu masuk dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK). Tujuan kedatangan ke Indonesia adalah untuk berlibur,” jelasnya dalam rilis yang disampaikan ke media ini, Rabu, (12/6/19).

Atas laporan warga Mushfiq Daniels yang berada di salah satu masjid di Gerung Lombok Barat itu kemudian ditangkap dan dibawa oleh pihak berwajib (Polisi) ke kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram

“Musfhiq Daniels pada 7 Juni lalu masuk masjid wilayah Gerung Lombok Barat untuk Ibadah. Tetapi karena pakaian yang ada dalam tasnya dalam keadaan kotor, ia mencucinya di masjid tersebut dan kemudian Mushfiq Daniels mandi di sana. Setelah mandi kemudian dirinya naik ke lantai 2 (dua) masjid dan mengambil sarung yang ada di sana untuk menutupi tubuhnya. Ternyata keberadaan Mushfiq Daniels diketahui oleh warga yang sedang melaksanakan ibadah di dalam masjid tersebut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan karena meras marah atas penahanannya di ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram,
Mushfiq Daniels melakukan pengerusakan fasilitas di ruangan tersebut.

“Mushfiq Daniels merusak fasilitas tersebut dengan menggunakan gagang sapu yang kebetulan ada di dalam Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram,” jelasnya. (f3)

Ket. Foto:
Pengecekan dokumen oleh petugas Imigrasi Kelas I TPI Mataram. (istimewa)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

SKB Tentang Salat Idul Fitri DICABUT ! Gubernur NTB Serukan Salat Idul Fitri di Rumah dan Mall Ditutup

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah provinsi NTB mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang diperbolehkannya Salat Idul Fitri di daerah-daerah yang dinyatakan bebas Corona.“Kami mengimbau masyarakat...

Pemprov NTB Raih Predikat WTP untuk ke Sembilan Kalinya dari BPK

HarianNusa.com, Mataram - Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun...