fbpx
Beranda Nasional Hadiri Peda KTNA Sumsel, Kepala Balitbangtan Tegaskan Peningkatan Nilai Tawar Hasil Pertanian

Hadiri Peda KTNA Sumsel, Kepala Balitbangtan Tegaskan Peningkatan Nilai Tawar Hasil Pertanian

Pekan Daerah (Peda) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke-13 resmi dibuka pada Senin (24/6/2019) dengan ditandai pemukulan lesung oleh Menteri Pertanian yang diwakili Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, Gubernur Sumsel H. Herman Deru, dan Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Alex Noerdin di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA).

Dalam sambutannya, Fadjry Djufry menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan penggerak perekonomian nasional. “Melalui Peda kita mantapkan posisi nilai tawar dan menambah nilai ekonomi hasil pertanian untuk mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Kepala Badan Litbang Pertanian juga mengapresiasi pemerintah daerah Kabupaten MUBA dalam upaya meminimalisi kebakaran hutan, penggunaan inovasi campuran aspal karet, dan pemberdayaan petani gambir, serta inovasi biodiesel pengelolaan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar.

Fadjry juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian terus mendorong peggunaan varietas unggul baru (VUB) dan teknologi budidaya padi rawa spesifik lokasi. Banyak VUB padi yang adaptif di lahan rawa. Seperti yang belum lama ini dirilis oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian yaitu padi yang memiliki nilai nutrisi tinggi sehingga dapat meningkatkan gizi dan mencegah stunting (kerdil).

Peda KTNA akan berlangsung hingga 28 Juni 2019 dengan beberapa agenda kegiatan, diantaranya Temu Perhiptani, Temu Agribisnis, Musyawarah Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (FK P4S), Pameran, serta Gelar Teknologi (Geltek).

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Sumsel sebagai UPT Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Peda KTNA mulai dari kepanitiaan di tingkat provinsi, persiapan sampai pendampingan teknologi pada Geltek. Selain itu, BPTP Balitbangtan Sumsel turut serta pada kegiatan pameran dengan menampilkan displai benih unggul Badan Litbang Pertanian dan SDG (Sumber Daya Genetik), menyediakan beberapa publikasi cetak seperti buku petunjuk teknis (juknis), leaflet, dan brosur, juga membuka klinik konsultasi pertanian.

Beberapa varietas unggul dan teknologi yang dimiliki Badan Litbang Pertanian ditampilkan dalam Geltek. Mulai dari varietas padi (Inpari 6, Inpari 30, Inpari 33, Inpago 9, Inpago 10, Inpara 3 dan Situbagendit), Jagung (Bima 19-URI, Bima 20-URI, NASA 29, HJ 21, JH 27, JH 45, Bima Provit A, dan Sukmaraga), kedelai (Anjasmoro), serta sorgum (SUPER 2, SRI 4, NUMBU, dan KAWALI). Teknologi pertanian lainnya juga ditampilkan sebagai media pembelajaran bagi petani dan pengunjung, seperti teknologi tumpang sari, dan pengendalian tikus dengan perangkap bubu.

Disamping inovasi VUB, Geltek juga menampilkan alat mesin pertanian yang menjadi pusat perhatian pengunjung seperti Amator (alat untuk tanam padi secara langsung yang ditarik oleh traktor), land laser levelling (alat yang digunakan untuk meratakan lahan), dan solar bubble dryer (alat yang digunakan untuk pengeringan gabah menggunakan sinar matahari).

Komentar