fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Mei 22, 2020
Update Covid-19 Indonesia
20,162
Total Kasus
Updated on 21/05/2020 8:51 pm
Beranda Nasional BRSDM Siap Transformasi Kebumen Menjadi Desa Garam

BRSDM Siap Transformasi Kebumen Menjadi Desa Garam

Jakarta – Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Sjarief Widjaja menerima kunjungan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, pada 8 Agustus 2019, di Ruang Rapat Kepala BRSDM, Gedung Mina Bahari III.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kebumen meminta dukungan pada pemerintah pusat dalam hal bantuan pelatihan dan sarana prasarana untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam.

“Di Tahun 2018, warga Kebumen telah mengikuti pelatihan garam dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Tegal. Juni 2018, sudah ada yang merintis dalam bentuk Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR). Pada Juli 2019, kami telah melakukan panen dengan produksi mencapai 31 kuintal dengan harga mencapai Rp5.000 per kilogram, yang berasal dari 11 unit berlokasi di Desa Mirit Petikusan Kecamatan Mirit yaitu Kugar Jagad Kidul,” papar Yazid.

Pihaknya menyampaikan bahwa Kebumen memiliki perairan laut dengan panjang pantai 57,5 km, dengan ketersediaan bahan baku garam (air laut) yang sangat cukup, bersih, tidak tercemar dan bebas dari air tawar. Hal tersebut ditunjang dengan iklim kemarau yang cukup panjang, atau tidak mengalami gangguan hujan berturut-turut selama 4 – 5 bulan di Wilayah Kebumen. Daerah ini juga memiliki jumlah penduduk 1,3 juta jiwa sebagai sumber tenaga kerja.

“Di samping itu, kami tengah mengurus SNI dan menjadikannya garam beryodium sehingga menjadi garam konsumsi. Pengelolaan garam di Kebumen ini menjadi konsen kami untuk dapat mewujudkan pengelolaan garam yang baik serta meningkatkan perekonomian rakyat,” ucap Yazid.

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja menyambut baik keinginan Bupati Kebumen untuk menjadikan wilayahnya sebagai sentra industri garam. Sjarief mendorong Pemda Kebumen untuk terlebih dahulu mematenkan merk garam hasil produksinya.

“Dengan hasil produksi dan kualitas garam yang baik, tidak menutup kemungkinan Kebumen dapat menutup kebutuhan garam di pasaran. Tentunya harus dibuat master plan dan mapping budidaya garam dari hulu ke hilir. Dari mulai produksinya, pengolahan, hingga pemasarannya. Kami juga mendorong Kebumen menjadi Desa Garam yang nantinya menjadi desa wisata,” papar Sjarief.

Sementara itu, kesuksesan Kabupaten Kebumen mendirikan industri garam juga tidak lepas dari pelatihan serta bantuan sarana dan prasarana yang telah diberikan oleh BPPP Tegal. BPPP Tegal memberikan Demplot Tunnel Garam Rakyat, serta pelatihan Pengolahan garam konsumsi beryodium dilaksanakan oleh BPPP Tegal . Selain itu, BPPP Tegal juga memberikan bantuan peralatan pengolahan garam untuk Koperasi Mutiara Samudera Selatan Desa Taggulangin berupa mesin penghalus, mixer yodium dan mesin pengering.

Kepala Pusat Riset Perikanan Waluyo Sejati Abutohir yang turut hadir, juga menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu dalam hal diversifikasi produk garam Kebumen. Pada pertengahan September 2019, Kepala BRSDM pun berencana untuk meresmikan Kabupaten Kebumen menjadi Desa Garam.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala BPPP Tegal Mochammad Muchlisin; Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kebumen, Laode Haslan; Sesdin KP Massagus Herunoto; Kabid Usaha Perikanan; Sigit Dwi Purnomo; dan Kasi Pelayanan Usaha Perikanan, Hajar Mutiana.

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

NTB Terbaik Kedua Indeks Kesembuhan dari Covid-19 di Indonesia

HarianNusa.com, Mataram - Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kawasan Indonesia timur. Dalam kesempatan tersebut, Wakil...

Pemprov NTB Raih Predikat WTP untuk ke Sembilan Kalinya dari BPK

HarianNusa.com, Mataram - Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun...