fbpx
Beranda NTB Dewan akan Perjuangkan Nasib Petani Tembakau

Dewan akan Perjuangkan Nasib Petani Tembakau

HarianNusa.Com – Murahnya harga tembakau pada saat musim panen merupakan masalah klasik yang selalu dihadapi petani tembakau di Lombok Nusa Tenggara Barat. Hal ini tentu membutuhkan perhatian dari pemerintah agar para petani tembakau ini tidak melulu mengalami masalah yang sama dari tahun-tahun sebelumnya yang seakan tidak pernah tuntas.

Anggota DPRD NTB dari Fraksi Nasdem, H. Buhori Muslim mengatakan bahwa kalau petani tembakau merasa subur mereka bisa menjual hasil panennya dengan harga yang pantas (tidak mahal dan tidak murah) sehingga membuat perekonomian petani ink semakin bagus. Namun pada kenyataannya, setiap panen harga tembakau justru menurun drastis.

“Nah ini masalah klasik yang dihadapi oleh petani tembakau kita,” ungkapnya, di Mataram, Kamis, (12/9).

Menurut Anggota DPRD NTB Dapil Lombok Timur bagian Selatan ini, sudah seharusnya para wakil rakyat untuk hadir dan memperjuangkan nasib para petani (tembakau) sehingga mereka tidak mengalami kerugian pada saat panen.
Tingginya biaya produksi yang tidak sebanding dengan harga jual yang rendah seringkali menjadi persoalan yang selalu dihadapi petani tembakau pada saat musim panen.

“Tingginya biaya produksi kadang membuat para petani tembakau ini gelap mata, mereka menebang pohon untuk mengopen tembakaunya, Karena dengan cara itu mereka bisa meminimalisir biaya produksinya,” ungkapnya.

“Untuk itulah bagaimana kita hadir menekan pemerintah dan pengusaha agar harga tembakau ini bisa stabil,” tambahnya.

Menurutnya, rendahnya SDM petani tembakau juga sangat berpengaruh pada manajemen produksi dan penjualan mereka. “Ini juga menjadi permasalahan kita,” ujarnya.

Ia mengatakan sebagai wakil rakyat dirinya akan terus berupaya untuk memperjuangkan nasib para petani agar bisa mendapatkan kesejahteraan dan dapat menikmati hasil panen mereka. (f3)

Ket. Foto:
Anggota DPRD NTB Fraksi Nasdem, H. Buhori Muslim. (HarianNusa.Com/f3)

Komentar