fbpx
25 C
Mataram
Rabu, April 1, 2020

Pertanian Sistem Irigasi Tetes, Terobosan Baru Mewujudkan NTB Gemilang

Populer Pekan ini

Gubernur Lantik Pimpinan BAZNAS NTB Masa Bakti 2020-2025 m

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc mengambil sumpah dan melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB untuk masa...

Lagi-lagi, Polisi Tangkap Tersangka Penyebar Hoax di Medsos Terkait Corona

HarianNusa.com, Mataram - Seorang wanita berinisial EDA (31 th) yang belamat di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda...

Ini Maklumat Kapolri Upaya Mencegah Penyebaran COVID 19 di NTB

L HarianNusa.com, Mataram - Polda NTB pada Jumat, 27 Maret 2020, memasang sepaduk berisi maklumat dari Kapolri tentang tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Paling Banyak Dibaca

Misteri Telapak Tangan yang Gegerkan Warga Lombok Terpecahkan

HarianNusa.com, Mataram – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa menemui titik terang. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi dan TNI,...

Mengenang 40 Tahun Bencana Tsunami di Lombok dan Sumbawa

HarianNusa.com, Mataram – Pada Jumat 19 Agustus 1977 menjadi hari yang buruk bagi masyarakat Sumba, NTT. Di hari kelabu tersebut terjadi gempa bumi yang...

Ahli Geologi AS Peringatkan Bahaya Gempa di Selatan Lombok

HarianNusa.com - Ahli Geologi dan Tektonik Amerika Serikat, Prof Rolland A. Harris menggelar sosialisasi kegempaan di Universitas Nahdlatul Ulama NTB, di Mataram, Kamis, 4...

Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial KB (20) asal Dusun Banjar Getas Desa Banjar Sari...
- Advertisement -

HarianNusa.Com – Mewujudkan NTB Gemilang, Provinsi Nusa Tenggara Barat dibawah pemerintahan Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah terus mengeluarkan terobosan-terobosan baru. Salah satu terobosan yang baru dikeluarkan yaitu bertani dengan menggunakan sistem irigasi tetes.

“Alhamdulillah, hari ini tepat setahun pemerintahan Zul-Rohmi, kita sudah canangkan industrialisasi di bidang pertanian dengan memanfaatkan teknologi drip irigation. Ini pertanian industri 4.0 karena menggunakan artificial intelligent. Panen yang semula hanya sekali dapat dilipatgandakan menjadi tiga kali. Produksinya-pun dapat ditingkatkan 20%, sehingga tidak ada lagi alasan lahan kering tidak bisa ditanami. Mari kita kawal bersama,” ajak
Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, pada acara Pencanangan Industrialisasi Pertanian NTB, Kamis, (19/9/19) di Dusun Batu Keruk Desa Akar-Akar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi ini menyebutkan, penggunaan teknologi-teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas khususnya dalam bidang pertanian harus digunakan. Terlebih dalam hal mendukung industrialisasi di bidang pertanian.

- Advertisement -

“Dengan penerapan teknologi yang tepat, kita akan bisa meningkatkan produktivitas pertanian baik melalui intensifikasi ataupun ekstensifikasi pertanian,” jelasnya.

Apa yang dilakukan hari ini, lanjut Umi Rohmi, merupakan impian sejak sekian tahun lalu yang terwujud pada hari ini. “Dengan penggunaan drip irigation atau sistem irigasi tetes yang kita mulai hari ini, maka kita akan lebih banyak dapat memanfaatkan lahan-lahan kering yang ada untuk menambah hasil pertanian di NTB,” ucapnya.

Industrialisasi yang diprogramkan di NTB, sambung Wagub, pada intinya ditujukan untuk memberikan nilai tambah terhadap berbagai komoditas unggulan NTB.

- Advertisement -

“Selain kita meningkatkan jumlah produksi, kita juga memberikan nilai tambah terhadap komoditas-komoditas pertanian kita sehingga, kita tidak lagi menjual dalam bentuk mentahan saja tetapi juga dalam bentuk produk setengah jadi ataupun produk jadi yang dapat dikonsumsi langsung,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian NTB Ir. Husnul Fauzi mengungkapkan bahwa, pemilihan Kabupaten Lombok Utara sebagai lokasi pertama pencanangan industrialisasi pertanian ini untuk membantu pemulihan Lombok Utara pasca gempa dan untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang ada di lahan kering.

- Advertisement -

“Dengan penggunaan sistem irigasi tetes ini, maka petani yang tadinya hanya bisa panen sekali setahun menjadi tiga kali setahun,” jelasnya.

Untuk membantu menyukseskan industrialisasi pertanian ini, lanjut Husnul, selain melibatkan petani, pemerintah juga melibatkan pihak swasta.

“Dari pihak swasta nantinya akan memberikan pendampingan kepada petani untuk penggunaan sistem irigasi tetes ini sekaligus menampung hasil pertanian petani,” sebutnya.

Di lahan seluas 200 Hektar yang menjadi lokasi dimulainya penerapan sistem irigasi tetes ini akan ditanami jagung yang memiliki potensi besar untuk tumbuh di lahan tersebut.

“Ini sebagai langkah awal industrialisasi pertanian NTB,” tutur Husni.

Di desa akar-akar ini juga, sambung Husnul, akan dibangun Learning Center yang nantinya akan menjadi pusat pembelajaran bagi siapa saja terkait dengan jagung.

“Melalui learning center yang kita adakan peletakan batu pertamanya hari ini nantinya akan menjadi pusat bagi siapun yang ingin belajar tentang pertanian jagung yang baik dengan teknologi drip irigation,”ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. Najmul Akhyar yang juga hadir pada acara ini menyampaikan ucapan terimakasih atas dimulainya pencanangan industrialisasi pertanian NTB di Kabupaten Lombok Utara.

“Penggunaan drip irigation ini akan sangat membantu petani Lombok Utara untuk dapat meningkatkan produksi pertaniannya yang sebagian besar berada di lahan kering,” ucapnya.

“Di zaman saat ini, lanjut Bupati Najmul, kita harus bisa memanfaatkan teknologi untuk kemajuan daerah kita. Jika kita tidak mau menggunakan teknologi maka, tidak hanya akan membuat daerah kita menjadi daerah tertinggal namun juga bisa mempercepat kemiskinan,” imbuhnya.. (f3)

Ket. Foto:
Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah memberikan sambutan pada acara Pencanangan Industrialisasi Pertanian NTB di KLU. (istimewa)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkini

Berbagi Sembako Wujud Kepedulian Pol Airud Lobar Ditengah Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Lombok Barat - Pandemi global penyebaran covid-19 yang melanda berbagai negara di belahan dunia termasuk Indonesia tentu sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat nya,...

Danrem 162/WB Bersama Persit KCK Bagi-bagi Masker untuk Masyarakat

HarianNusa.com, Mataram - Merebaknya virus corona atau corona virus disease (Covid-19) di Indonesia memberikan dampak terhadap semua lini kehidupan termasuk interaksi sosial di tengah-tengah...

Cegah Penyebaran Covid-19, Unram Fasilitasi Kuliah Online Mahasiswa dengan Quota 30GB

HarianNusa.com, Mataram - Diberlakukannya sistem perkuliahan daring (online) di lingkup Universitas Mataram (Unram), dalam memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bukan...

Polda NTB Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Massal

HarianNusa.com, Mataram - Pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2020 dilaksanakan Penyemprotan secara massal dan masif oleh Polda NTB dan Jajaran sampai ketingkat Polsek. Penyemprotan...

Pasien Positif Corona di NTB Jadi Empat Orang

HarianNusa.com, Mataram - Penderita positif corona di Provinsi Nusa Tenggara Barat bertambah. Sebelumnya terdapat 2 (dua) orang positif Virus Corona (Covid-19). Tapi pada hari...

Dandim Lobar Tinjau Sasaran Fisik Program TMMD Ke 107 di Desa Genggelang

HarianNusa.com, Lombok Utara – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 tahun 2020 Kodim 1606/Lobar masih terus berlangsung. Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi...

Kondisi Kesehatan Dua Pasien Positif Corona di NTB Semakin Membaik

HarianNusa.com, Mataram – Kondisi kesehatan dua orang pasien positif virus corona atau Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Provinsi NTB dinyatakan...
- Advertisement -
- Advertisement -bebas

Berita Lainnya

- Advertisement -