fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Januari 26, 2021
Update Covid-19 Indonesia
999,256
Total Kasus
Updated on 26/01/2021 7:59 am
Beranda Nasional Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil, Hujan Mengguyur Palangkaraya

Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil, Hujan Mengguyur Palangkaraya

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com – Memasuki hari ke-4 operasi TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) di Kalimantan Tengah, hujan sudah mulai mengguyur beberapa lokasi, diantaranya Kabupaten Pulang Pisau, Kota Palangkaraya dan sekitarnya.

“Ini progres yang luar biasa, kami bersyukur. Hujan turun pada sore hari ini dengan intensitas sedang hingga lebat. Besok kami baru dapat menghitung volume airnya,” ujar Tri Handoko Seto, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC)-BPPT di Palangkaraya, Jum’at (20/9/2019).

Tim BBTMC-BPPT didukung TNI AU pada siang hari (Jum’at, 20/9/2019) melakukan kegiatan penyemaian awan di tujuh kabupaten menggunakan pesawat CN 295 dengan mengangkut 2.400 kg NaCL. Wilayah yang menjadi target, yaitu Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Sampit, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Barito, Kabupaten Katingan, dan Kota Palangkaraya.

- Advertisement -

“Pesawat jenis ini memang dapat menjangkau wilayah cukup luas hanya dalam satu kali terbang. Pada pagi hari prediksi cuaca di Palangkaraya tidak hujan. Namun, berkat kemurahanNya dan kerja keras tim akhirnya membuahkan hasil menggembirakan dengan turun hujan cukup lebat sore hari di Palangkaraya sekitarnya,” ujar Tri Handoko Seto.

Selain Kota Palangkaraya, lanjut Seto, hujan cukup deras juga turun di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Fikri Nur Muhammad, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT di Kalteng menjelaskan sepanjang lintasan area penyemaian, terpantau awan cumulus di ketinggian 15.000 kaki. “Selain bahan semai NaCL, kami menggunakan kapur tohor untuk strategi penyemaian awan,” ujarnya.

Operasi TMC Penanggulangan Karhutla di Kalteng dipusatkan di Posko Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dengan diperkuat tim BBTMC-BPPT sebanyak 5 orang (termasuk Flight Scientist), dan didukung 13 orang dari TNI AU untuk kru pesawat.

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Sekda NTB : Lobar Bisa Jadi Best Practice Proyek PJU

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., mengapresiasi Kabupaten Lombok Barat sebagai salah satu kabupaten yang berhasil dalam...

Persediaan Pupuk di NTB Aman hingga 2,5 Bulan Kedepan

HarianNusa.com, Mataram - Persediaan pupuk di Nusa Tenggara Barat hingga 2,5 bulan ke depan sangat aman. Hal tersebut ditegaskan Superintendent Kantor Pemasaran Pupuk Kaltim...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia