fbpx
23 C
Mataram
Senin, Juli 6, 2020
Update Covid-19 Indonesia
64,958
Total Kasus
Updated on 06/07/2020 11:50 am
Beranda NTB Tinjau Kebakaran TPA Regional Kebon Kongok, Gubernur NTB Instruksikan Pemadaman Api Dalam...

Tinjau Kebakaran TPA Regional Kebon Kongok, Gubernur NTB Instruksikan Pemadaman Api Dalam 15 Hari

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.Com – Usai menjemput dua pelajar NTB yang berhasil meraih medali emas tingkat nasional bidang matematika dan science, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (20/19/19).

Orang nomor satu di NTB itu bergegas ke lokasi tersebut untuk memastikan proses penanganan kebakaran TPA berjalan lancar tanpa kendala. Saat meninjau TPA, Gubernur mendapat laporan bahwa luas area tumpukan sampah TPA Regional Kebon Kongok sekitar 5 hektare dan lahan yang terbakar sekarang sudah mencapai 4 hektare. Terbakarnya lahan TPA ini menyebabkan pembuangan sampah dari Kota Mataram dan Lobar terganggu.

Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya agar kebakaran tidak meluas sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar TPA. Untuk mendukung penanganan ini, pemerintah provinsi melalui BPBD dan Dinas LHK NTB melaksanakan segala cara untuk memadamkan api, mulai dari mengerahkan mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air dan dum truck pengangkut tanah.

- Advertisement -

Penanganan kebakaran dilakukan secara bertahap per blok dari 17 blok yang ada. Penanganan yang dilakukan saat ini adalah dengan sistem siram -timbun tanah atau landfilling. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai oksigen dan persiapan blok untuk menerima sampah dari Kota Mataram dan Lombok Barat yang mulai menumpuk.

Untuk menangani satu blok yang luasnya sekitar 3000 m2, dalam dua hari, atau sekitar 2×10 jam, diperlukan satu unit bulldozer besar. Alat ini diperlukan untuk meratakan sampah yang ada agar mudah dipadamkan. Selain itu, BPBD mengerahkan empat unit excavator, satu unit untuk mengurai sampah dan tiga unit mengisi dump truck dengan tanah. BPBD juga mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran, empat truck tangki air, dan 10 dump truck.

Dengan sistem ini, kebakaran lahan ini tidak meluas dan perlahan mulai mengecil. Pantauan langsung di lapangan juga menunjukkan kepulan asap sudah semakin menurun seiring kerja keras pemerintah bersama stakeholder terkait.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul menyampaikan arahan sekaligus instruksi agar penanganan kebakaran ini bisa dipercepat yaitu cukup 15 hari saja dengan penambahan alat-alat berat dan tenaga di lapangan.

“Terima kasih kepada teman-taman yang begadang siang malam memadamkan api yang terus menyala,” ungkap Bang Zul.

Ia yakin, dengan kerja keras seluruh unsur, masalah ini akan segera bisa diatasi, terutama Pemda Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat yang terus berkordinasi bersama untuk tugas yang tidak sederhana ini. (f3)

Ket. Foto:
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah (baju merah) meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (20/19/19).

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia