fbpx

Telan 750 Juta, Pemadaman TPA Kebon Kongok Lebih Cepat dari Target

HarianNusa.Com – Pemerintah Provinsi NTB menggelar Apel penutupan operasi penanggulangan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Senin (4/11). Apel yang dipimpin Penjabat Sekretaris daerah (Pj. Sekda) NTB Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si itu, menandakan seluruh proses pemadaman telah berakhir.

“Alhamdulillah, dari target waktu yang ditetapkan yaitu 15 hari operasi, namun sudah selesai dalam 12 hari saja. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, juga kepada pihak Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, sehingga kita dapat menuntaskan satu persoalan bencana ini,” ungkap Iswandi, Senin (4/11).

Kebakaran TPA Kebon Kongok telah menghabiskan tenaga dan pikiran. Bahkan ratusan juta uang Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB telah digelontorkan untuk memadamkan api tersebut.

“Dalam operasi ini, kita telah menghabiskan biaya sekitar Rp 750 juta untuk mengatasi kebakaran TPA sampai tuntas,” ujar Mantan Kepala BPKAD Provinsi itu.

Menurut Iswandi, Semua pihak harus menjadkan pelajaran berharga dari peristiwa kebakaran yang telah terjadi. Jangan sampai hal serupa terjadi lagi. Mengingat, setiap kebakaran akan terus membutuhkan biaya yang semakin besar.

Biaya tersebut, bisa diminalisir dan dialihkan untuk hal-hal lainnya. Syaratnya, tentu saja mengantisipasi kebakaran serupa.

“Kita bersyukur, tidak ada korban jiwa, namun ini merupakan pelajaran berharga bagi kita semua. Kita semakin menyadari bahwa memilah sampah agar tidak menimbulkan musibah, menjadi sangat penting dilaksanakan,” ucapnya.

Sebagai daerah yang rawan bencana, kata Iswandi, kebakaran seperti TPA sama sekali tidak diharapkan terulang kembali. Oleh karena itu, kedepan TPA Kebon Kongok akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Terutama untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal yang harus dijadikan perhatian juga, jumlah sampah yang dibawa ke TPA bisa semakin berkurang. Apalagi saat ini sudah semakin berkembang pemilahan sampah dari rumah tangga. Program zero waste juga semakin dikenal masyarakat untuk menyadarkan bahwa sampah bisa menjadi masalah atau berkah, tergantung dari cara pengelolaannya.

Dalam kesempatan tersebut, tidak lupa pula Iswandi memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang berjibaku memadamkan api siang dan malam.

“Kepada seluruh tim, disampaikan terima kasih atas kerjasama yang sudah dilakukan sehingga upaya pemadaman lebih cepat tuntas dari waktu yang telah ditargetkan,” ujarnya.

Apel penutupan dihadiri seluruh tim pelaksana operasi dari Tagana, pemadam kebakaan dan staf BPBD, Dinas LHK dan dinas terkait lainnya. “TPA Kebon Kongok kedepan, akan menjadi pusat industri daur ulang sampah. Itu yang penting dan harus kita lakukan juga,” tutup Iswandi.

Sebelumnya, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah sempat meninjau langsung TPA Regional Kebon Kongok. Gubernur menginstruksikan agar penanganan kebakaran bisa dipercepat. “Saya minta penanganan kebakaran ini bisa dipercepat yaitu cukup 15 hari saja, dengan penambahan alat-alat berat dan tenaga di lapangan,” pinta gubernur pada tanggal 20 Oktober lalu.

Gubernur juga memberikan deadline waktu 15 hari lagi saat berada di lokasi. Namun, petugas berhasil memadamkan api lebih cepat dari target yang diberikan gubernur.

Luas area tumpukan sampah TPA Regional Kebon Kongok sekitar 5 hektare. Luas lahan yang terbakar lebih dari 4 hektare. Terbakarnya lahan TPA ini menyebabkan pembuangan sampah dari Kota Mataram dan Lobar sempat terganggu. (f3)

Komentar

Berita Terbaru

Desa Wisata Kandri Manfaatkan Sawah Warga sebagai Destinasi Wisata dan Edukasi

HarianNusa.Com - Desa Wisata Kandri yang terletak di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah mulai digagas tahun...

Gubernur NTB Terima DIPA dan TKDD dari Presiden

HarianNusa.Com, Jakarta - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke...

Hadiri Rakornas Kepala Daerah, Gubernur NTB Terus Bangun Sinergi dengan Pemerintah Pusat

HarianNusa.Com, Bogor - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan...

Kolaborasi dengan ACT, IKEA Bangun Pusat Bermain Anak di Lombok Utara

HarianNusa.com, Lombok Utara - IKEA Indonesia hari ini (14/11) meresmikan fasilitas Pusat Bermain Anak dan Pendidikan Anak...
- Advertisement -

Kembangkan Desa Wisata, Pemprov NTB Study ke Jateng

HarianNusa.Com, Jawa Tengah - Dalam rangka menyukseskan program pembentukan 99 Desa Wisata sebagai salah satu bidang program kerja untuk...

Rencana Pembentukan KLS, Bupati Lotim Bersurat ke DPRD NTB

HarianNusa.Com - Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy bersurat ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara...

Baca Juga

Desa Wisata Kandri Manfaatkan Sawah Warga sebagai Destinasi Wisata dan Edukasi

HarianNusa.Com - Desa Wisata Kandri yang terletak di Kelurahan...

Gubernur NTB Terima DIPA dan TKDD dari Presiden

HarianNusa.Com, Jakarta - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima...
- Advertisement -

Baca Jugainfo terkait
comment and share

Komentar