fbpx
7.5 C
New York City
Rabu, Februari 19, 2020

Gubernur NTB : Industrialisasi Pertanian Sudah Dimulai

Populer Pekan ini

Festival Pesona Bau Nyale, Tradisi Kebanggaan NTB

HarianNusa.Com, Lombok Tengah - Bau Nyale merupakan sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda serta mempunyai nilai sakral yang tinggi bagi Suku Sasak. Perayaan...

Malam Puncak Festival Pesona Bau Nyale 2020 akan Dipusatkan di Pantai Tanjung Aan Loteng

HarianNusa.Com, Mataram - Bau Nyale, sebuah budaya unik dari masyarakat Lombok yang berasal dari Legenda Putri Mandalıka. Bau Nyale berasal dari bahasa Sasak "Bau"...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Paling Banyak Dibaca

Misteri Telapak Tangan yang Gegerkan Warga Lombok Terpecahkan

HarianNusa.com, Mataram – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa menemui titik terang. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi dan TNI,...

Mengenang 40 Tahun Bencana Tsunami di Lombok dan Sumbawa

HarianNusa.com, Mataram – Pada Jumat 19 Agustus 1977 menjadi hari yang buruk bagi masyarakat Sumba, NTT. Di hari kelabu tersebut terjadi gempa bumi yang...

Ahli Geologi AS Peringatkan Bahaya Gempa di Selatan Lombok

HarianNusa.com - Ahli Geologi dan Tektonik Amerika Serikat, Prof Rolland A. Harris menggelar sosialisasi kegempaan di Universitas Nahdlatul Ulama NTB, di Mataram, Kamis, 4...

Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial KB (20) asal Dusun Banjar Getas Desa Banjar Sari...

HarianNusa.Com, KLU – Gong industrialisasi pertanian di NTB sudah mulai ditabuh. Satu per satu, benih industri berwujud aneka komoditas mulai tumbuh. Di Lombok Utara, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyaksikan sendiri bagaimana perkembangan menggembirakan yang berhasil disuguhkan oleh tumbuhnya industrialisasi di sektor pertanian.

“Hari ini saya menyaksikan di Lombok Utara. Upaya ini mulai menunjukkan bahwa memang ada cahaya di ujung terowongan. Betapa tidak, petani-petani kecil berbinar matanya, bersinar wajahnya melihat tanah yang tadinya gersang dan kering kini hijau siap dipanen,” ujar Gubernur, dalam siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB, Kamis (7/11/2019).

Pernyataan itu disampaikan Gubernur usai melihat lahan pertanian jagung yang diairi dengan teknologi irigasi tetes alias drip irrigation. Setelah diterapkan, teknologi ini rupanya berhasil melipatgandakan produktivitas jagung di tanah kering tersebut.

“Jagung yang tadinya hanya bisa dipanen sekali setahun, kini bisa minimal tiga kali setahun dengan hadirnya drip Irrigation dengan hasil tiga bahkan empat kali lipat!,” tuturnya.

Gubernur meyakini, kesinambungan penanaman akan memungkinkan ketersediaan bahan baku untuk pakan ternak yang kemudian memajukan peternakan dan juga industri makanan di NTB. Terobosan ini sudah dimulai dari KLU. Selanjutkan, Gubernur bertekad untuk mereplikasi terobosan serupa di tanah-tanah kering lainnya di seluruh Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur selalu menegaskan keyakinannya bahwa pengangguran dan kemiskinan akan bisa dikurangi dengan industrialisasi. Sebab, industrialisasi memungkinkan hadirnya peningkatan produktivitas. Komoditas yang tumbuh dari tanah-tanah di NTB, bisa menghasilkan nilai tambah berlipat ganda berkat industrialisasi.

Konsep industrialisasi yang dimaksudkan Gubernur juga tidak selalu harus berupa hadirnya teknologi yang terlalu rumit atau berupa mesin-mesin besar. Justru, yang akan didorong adalah lahirnya teknologi sederhana yang bisa mengolah hasil pertanian di NTB menjadi aneka produk olahan.

Setelah diolah, nilai komoditas NTB ini, tentu saja akan jauh lebih besar. Proses mengolah produk ini juga pasti membutuhkan tambahan tenaga kerja. Dalam skala satu atau beberapa unit, jumlah tenaga kerja yang terserap mungkin sedikit. Namun, jika teknologi sederhana ini diterapkan secara massal dalam bentuk sentra industri-industri rumahan di berbagai daerah di NTB, maka akumulasinya akan melahirkan kebutuhan tenaga kerja dalam jumlah yang besar.

Berdasarkan data terakhir yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik NTB, laju pertumbuhan industri pengolahan di NTB pada triwulan ketiga 2019 hanya mencapai 1,18 persen (y on y). Data ini memperlihatkan bahwa industri pengolahan belum mencapai laju pertumbuhan yang diharapkan. Untuk itulah, Gubernur menegaskan perlunya semua pihak terus berupaya mendorong tumbuhnya industri-industri pengolahan di NTB.

Meski sulit, Gubernur meyakini langkah ini adalah sesuatu yang harus ditempuh oleh masyarakat NTB.

“Perjalanan panjang, memang harus dimulai dengan langkah pertama,” pungkasnya. (f3)

- Advertisement -

Berita Terkini

Terima Kunker DPD RI, Gubernur NTB Dorong Pembangunan SDM dan Pemerataan Pendidikan

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Lalu Gita Aryadi, menerima kunjungan kerja Komite III Dewan...

Pemprov NTB Tegaskan Komitmen Kesehatan Masyarakat sebagai Prioritas Utama

HarianNusa.Com, Mataram - Pemerintah Provinsi NTB tidak main-main dengan pelayanan terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, Pemprov berkomitmen menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama. Hal...

Asyik Menebang Pohon, Seorang Warga Diamankan Petugas

HarianNusa.Com, Bima - Perambahan hutan oleh oknum masyarakat masih dilakukan, hal itu dibuktikan dengan diamankannya seorang warga Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima oleh...

Kirim Anak Jadi TKW ke Arab Saudi, Seorang Calo TKI Illegal Ditangkap Polisi

HarianNusa.com, Mataram - Tim Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB menangkap seorang calo TKI berinisial NS (35 tahun) asal Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Proses...

Lalui 14 Hari Observasi, Mahasiswa NTB Dinyatakan Bebas Virus Corona

HarianNusa.com, Mataram - Dinas Kesehatan NTB memastikan hingga kini NTB bebas virus corona. Para mahasiswa yang diobservasi satu per satu sudah bebas masa observasi. ”Tanggal...

NTB Capai Pertumbuhan IPM Tercepat Kelima se-Indonesia

HarianNusa.com, Mataram - Provinsi NTB mencatat capaian laju pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercepat kelima se indonesia selama tahun 2019. Berdasarkan data yang dirilis...

Mimpi Besar Gubernur Ciptakan Kendaraan Listrik di NTB

HarianNusa.com, Sumbawa - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memiliki mimpi besar. Yaitu anak-anak NTB diharapkan mampu menciptakan kendaraan listrik. Kendaraan listrik ini merupakan salah...

Berita Lainnya

%d blogger menyukai ini: